banner 1080x600
Berita  

Pemerintah Kecamatan Biringkanaya Sambut Baik Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Organik

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Rangkaian tindak lanjut rencana kerja sama pengembangan pengelolaan sampah organik di Kota Makassar terus berlanjut. Setelah menggelar pertemuan bersama Camat Biringkanaya, Maharuddin, S.Sos., MM., rombongan tim penyusunan studi kelayakan (Feasibility Study) Global South Project on Circular Organic Waste Ecosystem Utilizing the “Maniwa Model” langsung melakukan peninjauan calon lokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan didampingi Sekretaris Kecamatan Biringkanaya, Rian Nugraha, bersama Kasi Trantib Kecamatan Biringkanaya, Adi Muliadi Jacub.

Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Lurah Untia, Andi Tossa, SE., MM., bersama Ketua LPM Kelurahan Untia, Dinassuddin Bundu, serta unsur terkait lainnya.

Peninjauan lapangan ini merupakan bagian dari tahapan pengumpulan data dan informasi pendukung penyusunan studi kelayakan, terutama menyangkut kondisi lahan, potensi wilayah, kesiapan lokasi, serta identifikasi risiko bencana yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam rencana pengembangan proyek tersebut.

Ketua LPM Kelurahan Untia, Dinassuddin Bundu, menyambut baik rencana pembangunan dan pengembangan proyek pengelolaan sampah organik di wilayahnya.

Menurutnya, rencana tersebut merupakan langkah positif yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penanganan persoalan sampah serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Ia berharap rencana ini dapat ditindaklanjuti melalui kajian yang matang dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan kepentingan masyarakat setempat. Dukungan serta keterlibatan masyarakat juga dinilai penting agar program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, pendampingan dari pihak Kecamatan Biringkanaya dan Pemerintah Kelurahan Untia menjadi bagian penting dalam mendukung proses koordinasi dan pengumpulan informasi di lapangan.

Rencana proyek melalui pendekatan Maniwa Model ini mengusung konsep ekosistem pengelolaan sampah organik berbasis ekonomi sirkular, yakni mendorong pemanfaatan sampah organik agar memiliki nilai guna dan tidak hanya berakhir sebagai limbah.

Melalui kegiatan peninjauan ini, diharapkan proses penyusunan studi kelayakan dapat menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai potensi Kelurahan Untia sebagai calon lokasi pengembangan proyek.

Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, lembaga kemasyarakatan, tim pengembang, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam mendorong inovasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Makassar.

 

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *