banner 1080x600
Berita  

Buka Sosialisasi B2SA, Melinda Aksa Ajak Keluarga Bangun Kebiasaan Pola Makan Sehat

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Kota Makassar adalah Nirman Niswan Mangkasa, ST, MAP membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Senin (2/11/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya keluarga, tentang pentingnya pemenuhan gizi melalui pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Dalam sambutannya, Melinda menekankan bahwa kesadaran terhadap pentingnya makanan sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama dalam membangun kebiasaan makan yang baik, terutama bagi anak-anak yang pola konsumsinya banyak dipengaruhi oleh kebiasaan orang tua di rumah.

“Anak-anak biasanya mengikuti apa yang dikonsumsi orang tuanya. Karena itu, kita sebagai orang tua, khususnya ibu, harus menjadi contoh dalam membiasakan pola makan sehat. Jangan hanya mengajarkan, tetapi juga harus dimulai dari apa yang kita sajikan setiap hari di rumah,” ujarnya.

Melinda juga membagikan pengalamannya dalam menerapkan pola pemberian makanan sehat bagi anak-anaknya, mulai dari pemberian ASI eksklusif selama enam bulan hingga menyiapkan MPASI secara mandiri.

Ia mengungkapkan bahwa pemilihan bahan pangan menjadi perhatian penting, termasuk mengutamakan bahan makanan segar dan meminimalkan paparan pestisida maupun bahan kimia.

Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap makanan sehat semakin meningkat sejak pandemi COVID-19. Situasi tersebut menjadi momentum bagi banyak keluarga untuk lebih memperhatikan asupan makanan sebagai salah satu faktor yang mendukung daya tahan tubuh.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia, khususnya Makassar, memiliki kekayaan bahan pangan lokal yang sangat beragam dan bernutrisi. Ketersediaan ikan segar serta berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, dan kelor merupakan potensi yang perlu dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

“Bahan pangan lokal kita sebenarnya sangat kaya nutrisi. Ada banyak pilihan makanan sehat yang mudah ditemukan di sekitar kita. Jadi, tidak harus selalu bergantung pada makanan instan atau produk olahan,” jelasnya.

Selain memperhatikan bahan makanan, Melinda turut mengajak para orang tua untuk membangun kesadaran anak dalam memilih produk pangan.

Salah satunya dengan membiasakan anak membaca label komposisi pada kemasan, termasuk memperhatikan kandungan bahan tambahan dan pewarna makanan ketika berbelanja.

Ia juga mendorong para ibu untuk mulai mengurangi persediaan makanan instan maupun junk food di rumah dan menggantinya dengan makanan rumahan yang sederhana, tetapi tetap memenuhi kebutuhan gizi.

Sementara itu, materi edukasi pangan B2SA dalam kegiatan tersebut dibawakan oleh narasumber, Ketua Pokja III TP PKK Kota Makassar Dr. A. Erieka Novianti, dengan materi bertajuk Membangun Kebiasaan Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman.

Dalam pemaparannya, Dr. A. Erieka Novianti menjelaskan pentingnya membangun kebiasaan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sejak lingkungan keluarga.

“Penerapan prinsip B2SA bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan makan, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan memilih dan mengonsumsi pangan yang tepat. Ini perlu dimulai dari keluarga agar menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya memilih dan mengolah bahan pangan secara tepat, sekaligus mampu menerapkan prinsip B2SA dalam kehidupan sehari-hari. (*)

 

 

 

 

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *