Makassar, zona redaksi.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan (Sulsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel melaksanakan pelatihan pengambilan sampel mutu beras yang diikuti peserta dari Kabupaten Kota di Sulsel dan pengusaha beras, di kantor Dinas Ketapang Sulsel Selasa (12/5/26)
Erniwati Tamring, Kepala UPT Balai Pengawas Mutu dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, mengatakan,untuk mendapatkan akreditasi harus di sertai dengan sumber daya manusia (SDM) yang handal khususnya dalam pengambilan sampel mutu beras
“Oh iya, ini pelatihan terkait pengambilan sampel, contoh sampel beras dan jadi untuk mendapatkan akreditasi di laboratorium harus ada sumber daya manusianya. Ini sekarang kita dituntut karena di lab ini kemarin itu masih satu yang ahli dalam bidang lab. Jadi ini gunanya pelatihan ini supaya sumber daya manusia itu yang bisa di lab ini bertambah karena itu menjadi prioritas akreditas untuk lab ini. Makanya kami sebagai kepala UPT.berinisiatif untuk mengadakan pelatihan ini yang dimana itu berlangsung selama 3 hari dari pembukaan kemarin, ini hari dan besok,”ujarnya

Menurutnya cara pengambilan sampel beras ternyata ada sistemnya dan ada aturannya sehingga tidak semua orang bisa melakukan
“Untuk pengambilan sampel beras, tidak semuanya tahu cara pengambilan karena ternyata ada sistemnya, ada aturannya yang menyangkut bahwa beras, kalau kita ambil beras tidak semuanya kita langsung ambil di karung, makanya ini kami melakukan pelatihan PPC atau pengambilan sampel mutu beras. Jadi kami dibimbing untuk mendapatkan akreditasi ini dari BSN, Badan Sertifikasi Nasional, Standar Nasional.”katanya
Erniwati menjelaskan, para peserta akan mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten seperti dari BSN dan akademisi
“Jadi ada tiga pemateri narasumber, itu dari BSN dua orang, satu dari akademis. Menyampaikan aturan-aturan, cara-cara terkait pengambilan sampel mutu beras yang akan dilakukan. Jadi peserta ini banyak Pak, kami target kemarin itu 100 tapi karena anggaran terbatas kami juga berinisiatif kalau ada yang mau ikut saya ikutkan.”tuturnya
Ia berharap setelah dilakukan pelatihan ini akan semakin menambah pengetahuan bahwa dalam melakukan sampel beras tidak mudah
“Setelah dilakukan pelatihan ini tentu akan menambah pengetahuan para peserta bahwa oh ternyata ini tidak semudah ini, harus memang ada aturan dan yang mengikat untuk pengambilan contoh beras tidak sembarang karena ada yang turun dan itu pun harus bersertifikat.”harapnya
Adapun daerah-daerah di sulsel yang hadir dalam pelatihan ini Kabupaten Selayar, ada Luwu Timur, Palopo, Bulukumba, Bone dan ada dari Palopo maupun lainnya
















