Makassar, zona redaksi.id— Kegiatan Jelajah Sampah Makassar 2025 memasuki hari ke 11 dan dipusatkan di Kecamatan Manggala. Acara dibuka olehAsisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Andi Muhammad Yasir, M.Si, yang menegaskan kembali pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga sebagai langkah utama menuju Makassar Bebas Sampah 2029
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmi Budiman beserta jajaran, Camat Manggala, unsur tripika Kecamatan Manggala, para lurah, RT/RW, Kasi Kebersihan, serta satgas kebersihan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya komitmen kolaboratif dalam upaya pengelolaan sampah di tingkat kecamatan.
Kepala DLH Kota Makassar, mengatakan, beragam aktivitas dilaksanakan, antara lain:
aksi bersih yang melibatkan Camat Manggala bersama jajaran, lurah, RT/RW.
“Dari kegiatan ini, berhasil dikumpulkan 208,3 kg sampah organik dan anorganik, pemberian apresiasi kepada Tokoh Inspiratif Pengelolaan Kebersihan serta Tokoh Paling Aktif dalam aksi bersih di Kecamatan Manggala sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka. Talkshow edukatif bersama Marini Ambo Wellang (Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar) dan Dr. Bau Asseng, S.T., M.Si (Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH). Talkshow mengusung tema sampah Ta Tanggung Jawab Ta, yang menekankan pentingnya peran kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah.”ujar Helmi
Ia berharap Kehadiran UMKM dan komunitas ini menambah edukasi sekaligus inspirasi bagi warga untuk melihat bahwa sampah dapat bernilai dan dikelola menjadi produk bermanfaat.
“Melalui sinergi antara Kecamatan Manggala, DLH Makassar, komunitas, UMKM, serta masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tradisi pemilahan sampah dari rumah tangga. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting untuk mewujudkan Makassar yang bersih, hijau, dan nyaman menuju target bebas sampah pada tahun 2029.”pungkasnya
















