banner 1080x600
Berita  

Terus Lakukan Pendampingan Terhadap Bilqis, Kadis PPPA Makassar: Kami Datang Saat Rumah Dalam Keadaan Sepi Agar Anak Tidak Merasa Tertekan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengunjungi rumah Bilqis untuk melakukan trauma healing bersama tim psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).
banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id— Kasus dua Anak Pelaku Kasus Bilqis terus menjadi perhatian publik setelah terungkapnya praktik dugaan perdagangan anak yang menimpa bocah berusia 4 tahun asal Makassar itu.

Bilqis sempat dibawa ke Jambi sebelum akhirnya berhasil diselamatkan, sementara Pemerintah Kota Makassar kini melakukan pendampingan intensif terhadap korban dan anak-anak pelaku.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengunjungi rumah Bilqis untuk melakukan trauma healing bersama tim psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

“Kami datang saat rumah dalam keadaan sepi agar anak tidak merasa tertekan. Saat pertama kali terapi, Bilqis menggambar orang menangis dan takut. Setelah dua jam bermain dan mewarnai, dia mulai merasa aman dan tersenyum,” jelas Ita.

Karena usia Bilqis masih sangat muda, DPPPA belum melakukan wawancara langsung. Fokus utama, kata Ita, adalah pemulihan emosional.

“Dia baru 4 tahun, jadi tidak boleh dibebani pertanyaan berat. Pemulihan emosinya lebih penting,” tambahnya.

Menurut keterangan ayah Bilqis, anaknya menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih keras dan agresif setelah kejadian tersebut. Tim DPPPA juga mengamati hal serupa saat Bilqis tiba-tiba menarik rambut ayahnya saat bercengkerama.

“Proses ini tidak bisa selesai dalam satu kunjungan. Kami jadwalkan pendampingan berkelanjutan,” kata Ita.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *