Makassar,zona redaksi.id— Program iuran sampah gratis yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas.
Kebijakan yang menjadi salah satu bentuk keberpihakan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi kepada masyarakat itu kini menyasar lebih banyak warga di Kecamatan Panakkukang.
Camat Panakkukang, Syahril, mengatakan ribuan kepala keluarga (KK) di wilayahnya telah menikmati pembebasan iuran sampah.
“Untuk tahun 2025 hingga 2026, yang sudah terdata itu sebanyak 5.123 rumah atau kepala keluarga,” kata Syahril.
Perluasan cakupan program tersebut juga tengah disiapkan untuk warga dengan daya listrik hingga 1.300 Volt Ampere (VA) 7.238 KK.
Menurutnya, pemerintah kecamatan saat ini masih melakukan pendataan dan validasi terhadap potensi penerima tambahan.
Dari hasil pendataan awal, terdapat ribuan rumah yang berpotensi masuk dalam program pembebasan iuran sampah.
“Jika seluruh data tersebut telah terverifikasi, jumlah penerima manfaat program iuran sampah gratis di Kecamatan Panakkukang diproyeksikan mencapai sekitar 12.361 KK,” tuturnya, Minggu (6/9/2026).
Syahril menegaskan, proses validasi dilakukan secara ketat agar program tersebut benar-benar tepat sasaran.
Data warga calon penerima kembali dicocokkan, terutama berdasarkan daya listrik rumah tangga dan status kewajiban pembayaran retribusi.
“Data ini sedang kami telusuri. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami cross-check ulang untuk memastikan data ini betul-betul tepat,” terangnya.
Ia mengatakan proses tersebut penting untuk mencegah terjadinya kesalahan data. Pemerintah tidak ingin warga yang seharusnya berhak mendapatkan pembebasan justru tidak terdata.
Sebaliknya, warga pengusaha atau komersil yang masih memiliki kewajiban membayar retribusi juga tidak boleh masuk dalam daftar penerima gratis.
“Jangan sampai masyarakat yang berhak menerima program gratis tidak terdata. Begitu juga jangan sampai ada yang wajib membayar retribusi, tetapi masuk dalam data gratis. Itu yang kami pastikan,” tegasnya.
Syahril menjelaskan, salah satu indikator yang digunakan dalam menentukan penerima program adalah daya listrik rumah tangga.
Program perluasan tersebut diarahkan untuk mencakup rumah tangga dengan daya listrik hingga 1.300 VA, dengan tetap dilakukan verifikasi terhadap data dan kondisi rumah tangga calon penerima.
“Yang pertama dilihat dari kWh listrik. Kemudian kami pastikan rumah tersebut betul melakukan pembayaran,” jelasnya.
Dengan perluasan tersebut, program iuran sampah gratis diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 12 ribu bangunan atau rumah tangga di Kecamatan Panakkukang.
Perluasan program iuran sampah gratis di Panakkukang juga memiliki nilai kompensasi yang cukup besar.
Dengan asumsi terdapat kurang lebih sekitar 12.000 an rumah yang mendapatkan pembebasan dan tarif retribusi sebesar Rp20 ribu per bulan, nilai retribusi yang dibebaskan diperkirakan mencapai sekitar Rp240 juta setiap bulan.
“Jika dihitung selama satu tahun, nilai pembebasan tersebut berpotensi menembus Rp2,8 miliar,” katanya.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dukungan anggaran pemerintah dalam memberikan keringanan kepada masyarakat melalui program iuran sampah gratis.
Syahril menyebut kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk memberikan pelayanan sekaligus meringankan beban masyarakat.
“Alhamdulillah, ini kabar baik untuk masyarakat Kecamatan Panakkukang berkat program Bapak Wali Kota,” tuturnya.
“Ini salah satu bentuk komitmen Pak Wali Kota untuk memberikan gratis kepada masyarakat, khususnya yang daya listriknya 900 sampai 1.300 VA di tahun 2026,” sambungnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan agar seluruh kekuatan pemerintah kota akan diarahkan untuk mendukung upaya menjaga kebersihan dan menata keindahan kota.
“Tentu, kesadaran masyarakat penting supaya bisa melakukan pemilahan sampah di wilayah masing-masing,” kata Appi pada pesta Rakyat Kecamatan Panakukkang beberapa waktu lalu. (*)
![]()















