banner 1080x600
Berita  

Wagub Fatmawati Dampingi Gubernur Sulsel, MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka, 117 Kontingen Ikuti Perhelatan

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (24/8/2026).

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh secara bersama-sama membuka secara resmi MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026.

Pembukaan tersebut turut dihadiri para gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pengurus KORPRI dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 117 kontingen dengan total 1.173 peserta mengikuti perhelatan nasional tersebut. Penyelenggaraan MTQ melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta Dewan Pengurus KORPRI Nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang datang dari kementerian, lembaga, maupun pemerintah provinsi se-Indonesia. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi para peserta selama berada di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, dan Pemerintah Kabupaten Pangkep atas dukungan dalam penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI.

Ia menyebut penyelenggaraan MTQ KORPRI terus mengalami perkembangan. Dari penyelenggaraan pertama pada 2012 di Makassar yang diikuti 33 kafilah, kini jumlah kafilah berkembang menjadi 117.

“MTQ pertama kali yang diselenggarakan oleh KORPRI itu di kota ini, di Kota Makassar tahun 2012. Dan hari ini MTQ pulang kampung,” kata Zudan.

Menurutnya, perkembangan cabang lomba juga menjadi bagian dari upaya KORPRI membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan di kalangan ASN.

Dari awalnya empat cabang lomba, kini berkembang menjadi delapan cabang dengan 36 golongan. Cabang yang dipertandingkan tidak hanya tilawah dan hafalan, tetapi juga mencakup dakwah, doa, azan, khotbah Jumat, kaligrafi, penulisan ilmiah Al-Qur’an, hingga baca dan cipta puisi Islami.

Zudan juga menyampaikan bahwa MTQ VIII KORPRI menjadi momentum regenerasi kepengurusan KORPRI setelah 12 tahun kepengurusan. Ia menyebut penyelenggaraan kali ini sebagai “MTQ Wada” atau MTQ perpisahan bagi kepengurusan saat ini.

“Sudah saatnya kami melakukan regenerasi. Saya dan teman-teman sudah 12 tahun dan sudah tidak boleh dipilih kembali sesuai dengan Anggaran Dasar KORPRI. Saatnya nanti rekan-rekan semua yang muda-muda untuk memimpin KORPRI Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, KORPRI juga memberikan dukungan pendidikan kepada peserta melalui beasiswa. Dua peserta yang mengikuti kuis di panggung mendapatkan beasiswa pendidikan ke Asia e University Malaysia, masing-masing untuk jenjang S2 dan S3.

Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menekankan bahwa MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun suasana sosial yang lebih sejuk sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.

Menurutnya, penyelenggaraan MTQ dapat menggerakkan masyarakat dan perekonomian daerah melalui kedatangan peserta, pendamping, serta masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan.

“MTQ merupakan pesta rakyat yang paling menyentuh keikutsertaan kualitas masyarakat,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia juga menyoroti perkembangan kajian Al-Qur’an yang semakin luas seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk hadirnya teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Nasaruddin berharap MTQ terus berkembang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an dan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan.

“Jadi kita datang ke sini bukan sekadar untuk memperlombakan, tetapi secara besar ayat demi ayat Al-Qur’an ini menentang kita untuk lebih mendalami isi dan kandungan Al-Qur’an,” katanya.

MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 digelar di dua wilayah, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep. Sejumlah cabang lomba di Makassar antara lain hafalan berbagai surah, tilawah, tartil, dakwah Al-Qur’an, doa, khotbah Jumat, azan, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Sementara di Kabupaten Pangkep, rangkaian perlombaan mencakup haflah tilawatil Qur’an, cipta dan baca puisi Islami, hafalan hadis Nabi Muhammad SAW, serta berbagai kategori kaligrafi dekorasi, digital, klasik tradisional, dan kontemporer.

Sebelumnya, Fatmawati menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus KORPRI Nasional atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, sebagai tuan rumah.

“MTQ ini bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk mental, karakter, dan akhlak ASN berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Fatmawati.

Ia berharap pelaksanaan MTQ VIII KORPRI dapat mempererat silaturahmi antarkafilah serta mendorong peningkatan kemampuan ASN di bidang Al-Qur’an.

Kehadiran Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi mendampingi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman pada pembukaan MTQ VIII KORPRI menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap penyelenggaraan perhelatan nasional tersebut di Sulawesi Selatan. (*)

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *