Makassar, zona redaksi.id– Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, Hj Umiyati, mengapresiasi langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar yang menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dengan mendaftarkan seluruh atlet Kota Makassar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026.
Menurut Umiyati, kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata tanggung jawab organisasi terhadap keselamatan dan perlindungan para atlet yang akan berjuang membawa nama baik Kota Makassar di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Ini adalah langkah yang sangat baik dan patut diapresiasi. Atlet merupakan aset daerah yang harus mendapatkan perlindungan selama menjalani pemusatan latihan hingga bertanding di PORPROV. Dengan adanya jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan, para atlet dapat bertanding dengan lebih tenang dan fokus meraih prestasi,” ujar Umiyati, Jumat (7/8/2026)
Anggota DPRD Kota Makassar ini menilai, pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bukti bahwa KONI Kota Makassar tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kesejahteraan atlet sebagai prioritas utama.
Politisi PPP ini berharap, kebijakan tersebut dapat menjadi contoh bagi seluruh cabang olahraga agar terus mengedepankan perlindungan terhadap atlet sebagai bagian dari pembinaan olahraga yang profesional dan berkelanjutan.
“Keselamatan atlet harus menjadi perhatian bersama. Prestasi memang penting, tetapi perlindungan terhadap atlet jauh lebih penting karena mereka adalah pejuang yang mengharumkan nama daerah,” katanya.
Umiyati juga optimistis kontingen Kota Makassar mampu tampil maksimal pada PORPROV Sulawesi Selatan 2026. Menurutnya, dengan dukungan penuh dari KONI, pemerintah, serta adanya jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan, para atlet akan semakin percaya diri dalam menghadapi setiap pertandingan.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail, mengatakan seluruh atlet PORPROV Kota Makassar telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap keselamatan kontingen.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut berlaku selama empat bulan dan mencakup seluruh rangkaian kegiatan hingga berakhirnya PORPROV Sulsel 2026. Jaminan perlindungan sosial tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada atlet dan ofisial sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani program latihan maupun bertanding tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap risiko yang mungkin terjadi.
“Kami berharap para atlet dapat bertanding dengan tenang, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaiknya. Semoga seluruh kontingen Makassar mampu meraih prestasi maksimal serta mengharumkan nama daerah,” tandasnya. (*)
![]()
















