banner 1080x600
Berita  

Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi Berkelanjutan: BRIDA Kota Makassar Resmi Luncurkan 49 Inovasi Strategis CPNS Terintegrasi melalui Ekosistem SIGAP

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id— Dalam rangka mempercepat akselerasi reformasi birokrasi dan merespons dinamika kebutuhan masyarakat perkotaan yang semakin kompleks, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar secara resmi mengumumkan peluncuran 49 inovasi unggulan. Inisiatif strategis ini merupakan hasil cipta karsa dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, yang dirancang khusus untuk memecahkan berbagai persoalan di sektor pelayanan publik secara taktis, adaptif, dan berbasis teknologi.

Peluncuran 49 inovasi ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan (Good Corporate Governance). Di era disrupsi digital saat ini, aparatur sipil negara dituntut untuk tidak hanya bekerja secara rutinitas, tetapi harus mampu menjadi problem solver (pemecah masalah) yang peka terhadap kondisi di lapangan. Melalui inisiatif ini, BRIDA Kota Makassar membuktikan komitmennya dalam membangun postur birokrasi yang lincah (agile) dan berorientasi pada outcome yang berdampak langsung bagi warga kota.

Optimalisasi Ekosistem SIGAP BRIDA sebagai Pusat Inkubasi Proses panjang melahirkan 49 gagasan inovatif ini tidak terlepas dari peran krusial infrastruktur ekosistem SIGAP BRIDA. Ekosistem ini dirancang sebagai wadah terintegrasi yang menaungi seluruh siklus hidup sebuah inovasi, dari tahap embrio gagasan hingga implementasi nyata.

Sebagai langkah awal penjaringan dan manajemen ide, BRIDA memaksimalkan penggunaan platform SIGAP INOVASI. Platform digital ini memungkinkan seluruh instansi dan aparatur untuk mengajukan rancangan inovasinya secara transparan. Melalui sistem ini, proses pemantauan progres, identifikasi kendala, hingga evaluasi kesesuaian program dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar dapat dilakukan secara terukur dan real-time.

Namun, gagasan cemerlang membutuhkan pendampingan yang intensif agar dapat dieksekusi dengan sempurna. Oleh karena itu, seluruh CPNS inovator ini telah melalui masa penggemblengan dan pendampingan di SIGAP INKUBATORMA (Inkubator Inovasi Makassar). Di dalam inkubator ini, para inovator mendapatkan bimbingan dari para pakar, akademisi, dan praktisi kebijakan publik. Mereka dibekali dengan metode pemecahan masalah (design thinking), penyusunan prototipe, mitigasi risiko kegagalan program, hingga strategi diseminasi publik.

Akuntabilitas Ilmiah Melalui Integrasi OJS (Open Journal Systems)

Berbeda dengan inovasi konvensional, BRIDA Kota Makassar menetapkan standar tinggi dalam hal akuntabilitas dan validitas program. Setiap inovasi yang diluncurkan wajib memiliki landasan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan secara empiris maupun akademis. Untuk memenuhi standar tersebut, seluruh luaran riset dan dokumentasi proses inovasi ini diintegrasikan secara langsung ke dalam platform publikasi OJS (Open Journal Systems).

Penggunaan OJS ini menegaskan posisi BRIDA Kota Makassar sebagai pelopor instansi daerah yang mengedepankan prinsip transparansi ilmiah. Melalui portal OJS, masyarakat luas, mahasiswa, akademisi dari berbagai universitas, hingga pemangku kebijakan dari daerah lain dapat mengakses jurnal dan makalah inovasi tersebut. Hal ini tidak hanya memperkaya literatur inovasi daerah secara nasional, tetapi juga membuka ruang bagi replikasi program unggulan Makassar di tingkat nasional.

Sorotan Inovasi Layanan Publik Berdampak Tinggi

Dari total 49 inovasi yang siap diimplementasikan, sebagian besar difokuskan pada penguatan sektor kesehatan dasar (puskesmas), pencegahan stunting, digitalisasi layanan kependudukan, serta efisiensi manajemen internal birokrasi.

Beberapa inovasi yang menjadi sorotan utama (highlight) karena memiliki daya ungkit yang sangat besar di masyarakat antara lain:

• SAPA JKN (Sosialisasi Aktif Penggunaan Mobile JKN) oleh dr. Siti Fadhilah Hazhiyah: Sebuah gerakan proaktif yang mengedukasi dan memandu masyarakat di tingkat akar rumput (lorong-lorong kota) untuk beralih menggunakan aplikasi Mobile JKN, sehingga akses administrasi kesehatan menjadi lebih cepat dan efisien tanpa antrean panjang.

• SIMOZA (SISTEM INFORMASI MONITORING GIZI ANAK) oleh Michael Satria, S.Gz: Menjawab tantangan pengentasan gizi buruk, aplikasi ini mendigitalisasi buku KIA dan memberikan peringatan dini (early warning system) terkait status pemenuhan gizi anak secara real-time yang terintegrasi dengan basis data puskesmas.

• ANAKTA’ MAKESSING (Animasi Edukasi PMBA) oleh Noor Mansurya Utami, S.Gz: Sebuah pendekatan kreatif dan persuasif menggunakan media visual animasi interaktif untuk mengedukasi ibu-ibu mengenai Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), sebagai langkah preventif menekan angka prevalensi stunting di Kota Makassar.

• SI-RUBA (Sistem Digital Rujuk Balik Pengelolaan Obat) oleh apt. Sabrina Resky Pratiwi: Inovasi esensial yang memangkas birokrasi dan mempermudah alur distribusi serta tata kelola manajemen obat bagi pasien yang menjalani program rujuk balik (PRB), meminimalisir keterlambatan pasokan obat kronis.

• BOOKRUANG (E-Booking Jadwal Ruang Rapat) oleh Naufal Musyaffa, S.Kom: Mentransformasi sarana administrasi perkantoran internal di era digital. Sistem ini mencegah tumpang tindih jadwal penggunaan aset daerah, mengefisienkan waktu persiapan rapat, dan meningkatkan produktivitas aparatur.

Daftar Komprehensif 49 Inovasi CPNS Kota Makassar Tahun 2026

Inovasi-inovasi ini merupakan bukti nyata bahwa ASN Kota Makassar memiliki kapasitas dan komitmen untuk menghadirkan perubahan (agent of change). Berikut adalah rincian lengkap 49 inovasi CPNS yang telah direalisasikan:

No

Nama Inovator

Nama dan Deskripsi Inovasi

1  dr. SITI FADHILAH HAZHIYAH

SAPA JKN (Sosialisasi Aktif Penggunaan Mobile JKN)

2. dr. FADRI AKHZAN

OPTIMIS RME (Operasionalisasi & Monitoring Rekam Medis Elektronik)

3. dr. FETTY ANDRIANI

KARTU SIGAP PROLANIS (Siap Kontrol Rutin, Gaya Hidup Sehat dan Patuh)

4. dr. NURUL AFINA RAMADHANI IRFAN

SAPA TB (Sadari Periksakan Ayo Obati dan Cegah Tuberkulosis)

5. dr. FADHILAH YUSRA DELLY MUSTAFA

KARTU PATUH DM (Media Monitoring Kepatuhan Obat Pasien Diabetes)

6. dr. AFSAH MAULINDAH ILYAS

SIVA-RME (Sistem Validasi Akurat Rekam Medis Elektronik)

7. apt. SABRINA RESKY PRATIWI

SI-RUBA (Sistem Digital Rujuk Balik Pengelolaan Obat)

8. dr. ST. MAHDIAH ANDINI SUKRI B.

BYE HT MOM (Modifikasi Gaya Hidup Ibu Hamil Hipertensi)

9. dr.A. ANNA MUTIA

WUS PEDULI IVA (Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks)

10. dr. ASWIN ANUGERAH OKTAVIANTO

SITENSI (Sistem Monitoring dan Edukasi Hipertensi Terintegrasi)

11. dr. ANDI RARA PRAMEI

FOR IDE (Pemantauan Tablet Tambah Darah Remaja Putri)

12. dr. AMIRAH SAKINAH ALI

PASTI SEHATI (Pengingat dan Monitoring Pengobatan Hipertensi)

13. dr. NURFI RESNI FITRA RAMDA

SIGULA PANA (Sistem Monitoring dan Evaluasi Gula Darah Pasien di Puskesmas Panambungan)

14. dr. AULIA SAKINAH,-

TB SMART CARE (Tuberculosis Smart Monitoring And Reminder for Treatment)

15. dr. SYAHYUNI SALEH

LAYAR EMAS: LAYANAN ANTAR JEMPUT UNTUK AKSES DAN RETENSI KEHADIRAN PESERTA PROLANIS

16. dr.TRIANDINI SUPRIADI

SI-PANTAU DM-HT (Sistem Pemantauan Kepatuhan Pasien DM & Hipertensi)

17. dr. FARADIBA MAULIDINA

PATRIOT TB (Patuh Rutin Obat Tuberkulosis)

18. dr. SITI FILDZAH NADHILAH

Kompas Hipertensi : Kontrol dan Monitoring Kepatuhan Pengobatan Pasien Hipertensi

19. dr. ANDI NURDINDAYANTI B

SI PAHAM STUNTING (Optimalisasi Pemahaman Bahaya Stunting Ibu Hamil)

20. dr. RASDIANA FB MATONG

GAS TB (Gerakan Aktif Skrining TB) di Puskesmas Daya

21. dr. ASNI HAERUNNISA

Ruang PEKA (Pendampingan Edukasi dan Konseling Anxietas)

22. dr. RIA ANDRIANI AMRULLAH

BUMILNEMIA (Media Edukasi Pencegahan Anemia Ibu Hamil)

23. ANNYSIA REZKI AWWALIAH,S.K.M

NADI SEHAT (Edukasi dan Informasi Kesehatan Digital)

24. RINDAH FITRIANI HAMID,S.K.M.

TANGKASI (Tayangan Edukasi Siaga Ispa)

25. HUZAIFAH AL GHIFARY,S.KM

SI-PROKES PTM (Sistem Promosi dan Edukasi Penyakit Tidak Menular)

26. MUTHMAINNAH,S.Gz.

MERONA BUMIL (Mencegah Resiko Anemia Pada Ibu Hamil)

27. NURKHAIR ISTIQAMAH,SKM

AMAN SPPG (Aplikasi Monitoring dan Analisis Sanitasi)

28. FAHIRA FAZAT AZIZAH,S.K.M

PASIKOLATA (Penyuluhan Anak Sekolah Lanjut Target)

29. NAUFAL MUSYAFFA,S.Kom

BOOKRUANG (E-Booking Jadwal Ruang Rapat)

30. HUMAYRA, S.KM

TEROPONG SEHAT (Teknologi Monitoring Promosi Kesehatan Digital)

31. NUR SAKINAH DS,S.SI

SIKALA (Sistem Informasi Kenaikan Gaji Berkala)

32. RINA HANDAYANI, S.Kom

DIGIBAR (Digitalisasi Aset Menggunakan Barcode)

33. NUR ISLAMIYAH ARMAN, S.Kom

KLIK SOSMED (Konten Literasi Interaktif Kesehatan Media Sosial)

34. NOOR MANSURYA UTAMI, S.GZ

ANAKTA’ MAKESSING (Animasi Edukasi PMBA Untuk Anak Sehat dan Bebas Stunting)

35. MICHAEL SATRIA,S.GZ

SIMOZA (SISTEM INFORMASI MONITORING GIZI ANAK)

36. DEVI AMALIA,S.K.M

DUTA LAPOR DIARE (PANDUAN PENCATATAN DAN PELAPORAN DATA DIARE)

37. SANDRAWATI,S.K.M

SI-PINTAR CKG (Pengingat Kesehatan Digital Usia Produktif)

38. ANDI RIFDAH AMIR,S.KM.

HALO IMUN (Himbauan Lorong dan Informasi Imunisasi)

39. DEWI ALYA ANUGRAH RIZAL,S.K.M

SI DARA (Sistem Pelaporan Data Puskesmas)

40. ANA SOFIAH FITRIANIH,S.K.M.

Kado Sehat

41. IKA PUSPITASARI,A.Md.Keb

SIGERCEP PWS-KB (Sistem Reminder Laporan PWS-KB)

42. WIDYO WORO PALUPI,A.Md.Keb.

SIGIZI SMART GUIDE (Panduan Penginputan Indikator KIA)

43. NURMAWATI,A.Md.Kes

GIGIKU SEHAT (Media Edukasi Kesehatan Gigi Anak)

44.A. INDAH SALSABILA ALAM,A.Md.Kes.

PETASAN (Pemetaan dan Monitoring Sanitasi)

45. ARIE TAHRIJ HARUN,A.Md.Farm

HERBAL-MU (Edukasi Alternatif Obat Herbal)

46. RAHMI AWALIAH,S.K.M.

SEPATU DIA (Sistem Pantau Balita Diare)

47. dr.NURATMA SADRYA KARIM

SENYUM BIRA (Strategi Edukasi Kenyamanan Pasien)

48. dr. UMMY AFIFAH

SIGAP ISPA (Sistem Gerakan Aman Pelayanan Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

49. PELUK SI KITA

PEDULI Pertiwi (Pengingat Terpadu Pelayanan Rujuk Balik)

Langkah Strategis Berkelanjutan dan Sinergi Pentahelix

Peluncuran ini hanyalah langkah permulaan. Ke depan, BRIDA Kota Makassar telah menyusun cetak biru (blueprint) pemantauan dan evaluasi berkelanjutan terhadap 49 inovasi tersebut. Keberhasilan pelaksanaan di lapangan akan terus diawasi melalui instrumen evaluasi kinerja pada ekosistem SIGAP BRIDA. Bagi inovasi-inovasi yang menunjukkan hasil luar biasa dan stabilitas operasional yang baik, BRIDA akan mendorong pengalokasian anggaran yang lebih besar pada tahun berikutnya untuk perluasan cakupan (scaling up) hingga ke seluruh puskesmas dan kelurahan se-Kota Makassar.

Pemerintah Kota Makassar menyadari bahwa reformasi birokrasi dan inovasi layanan publik tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karenanya, BRIDA mengajak seluruh pemangku kepentingan dalam kerangka kerja Pentahelix—meliputi pemerintah, akademisi, sektor bisnis swasta, komunitas/masyarakat, dan media massa—untuk bersinergi mengawal dan menyempurnakan implementasi program-program ini. Melalui kolaborasi lintas sektoral yang kuat, Makassar akan semakin mantap mewujudkan visinya sebagai kota cerdas, tangguh, dan inklusif yang bertaraf internasional.

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *