banner 1080x600
Berita  

Rioriobon Carnival Hadirkan Traditional Costume ‘The Queen of Kalong’ untuk Puteri Indonesia Sulsel 1  

banner 120x600

Jakarta, zona redaksi.id– Rioriobon Carnival resmi memperkenalkan karya terbaru bertajuk _The Queen of Kalong from South Sulawesi_ hasil kolaborasi desainer asal Luwu, Ario Burnama dan Al Dursan. Kostum Tradisional ini akan dikenakan oleh Puteri Indonesia perwakilan Sulawesi Selatan 1, Nanda Aprianty Arief, pada malam Preliminary Show dalam sesi Traditional Costueme Show yang digelar di Balroom Kuningan City, Selasa 21 April 2026 di Jakarta Sore.

Inspirasi dan Makn

Kostum ini terinspirasi dari Sang Ratu Kalong, sosok legendaris yang dipercaya mendiami jantung Kota Soppeng. Karya ini mengisahkan kembali histori sakral tentang perjanjian masa lampau antara Sang Ratu Kalong dan Raja Soppeng. Dalam perjanjian itu, koloni kalong bersumpah senantiasa menjaga kedamaian kota serta tidak merusak hasil bumi, sebagai balasan atas ruang hidup abadi yang diberikan di pepohonan asam pusat kota.

Dominasi warna pada kostum dipilih dengan makna mendalam:

– *Ungu*: menyimbolkan kearifan, kedalaman spiritual, serta kebangsawanan yang diwariskan.

– *Hitam*: merepresentasikan ketangguhan, soliditas sosial, dan perlindungan magis yang menyelimuti kota di bawah naungan malam.

– *Emas*: menegaskan makna kesejahteraan, kejayaan ekonomi, serta harapan masyarakat Soppeng.

*Proses Singkat, Hasil Memukau*

Meski hanya digarap dalam waktu 2 minggu, detail pada _The Queen of Kalong_ terasa megah dan kompleks. Siluet sayap, sulaman emas, hingga mahkota yang menyerupai koloni kalong di malam hari berhasil memadukan unsur mistis dengan kebanggaan budaya lokal.

Ario Burnama menyebut karya ini sebagai bentuk penghormatan pada cerita rakyat Soppeng.

“Kami ingin orang tidak hanya melihat kelelawar sebagai hewan malam, tapi sebagai penjaga yang punya ikatan sosial dan spiritual dengan masyarakat,” ujar Ario yang juga seorang guru seni budaya di SMAN 12 Luwu ini. Senada dengan itu, Al Dursan menambahkan bahwa pemilihan warna bukan sekadar estetika, tapi pesan sosial tentang kebersamaan, ketahanan, dan harapan warga.

*Siap Tampil di Panggung Nasional*

Nanda Aprianty Arief akan membawa _The Queen of Kalong_ sebagai kostum nasional Sulsel di ajang Puteri Indonesia 2026. Kehadirannya di malam _Preliminary_ 21 April 2026 di Jakarta diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan mitos dan identitas budaya Soppeng ke panggung nasional, sekaligus menunjukkan bahwa cerita lokal bisa menjadi simbol kebanggaan daerah di mata Indonesia.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *