banner 1080x600
Berita  

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Tegas SPBU Wasuponda, Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar

banner 120x600

Luwu Timur,zona redaksi. Id- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.

Hasil pengecekan bersama dengan pihak SPBU dan kepolisian memastikan bahwa informasi pengisian hingga Rp5 juta tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Data transaksi menunjukkan nilai pengisian berada di kisaran Rp500 ribuan.

Selain itu, pihak yang merekam dan menyebarkan video tersebut juga telah melakukan klarifikasi dan menyampaikan bahwa informasi awal yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Meski demikian, penelusuran lanjutan terhadap data transaksi menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan. Terdapat indikasi penggunaan barcode yang tidak semestinya serta pelanggaran SOP dalam penyaluran BBM di SPBU.

Atas temuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU berupa surat peringatan, pembinaan operasional, serta penghentian sementara penyaluran produk JBT Biosolar selama 1 (satu) minggu.

Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Mohammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa setiap pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi akan ditindak secara konsisten.

“Setiap penyimpangan, baik dalam mekanisme transaksi maupun penggunaan barcode, menjadi perhatian serius. Sanksi diberikan sebagai langkah korektif sekaligus penguatan disiplin operasional agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujarnya.(6/5/26)

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

“Setiap temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti melalui verifikasi data dan pengecekan operasional. Ketika ada indikasi pelanggaran, langkah penindakan dijalankan secara tegas. Ini bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Lilik.

Pertamina memastikan distribusi BBM di wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi melalui pengaturan suplai yang terjaga.

Situasi ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan distribusi energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Informasi dari masyarakat di lapangan menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi penyimpangan lebih dini. Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 dan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi serta evaluasi operasional.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menempatkan kepatuhan sebagai fondasi utama dalam penyaluran energi. Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti dengan langkah korektif yang terukur untuk memastikan distribusi tetap berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *