banner 1080x600
Berita  

Kepala DPPKB Makassar Dampingi Walikota Terima BKKBN: Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Fatmawati, bersama jajaran di Balai Kota Makassar, Senin (22/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya DPPKB Kota Makassar dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan BKKBN Sulawesi Selatan guna mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, serta percepatan penurunan stunting di Kota Makassar.

Kepala DPPKB Makassar, Irwan Bangsawan, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BKKBN sangat penting untuk memastikan berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Audiensi ini juga menjadi momentum mempererat koordinasi dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas keluarga menuju masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Fatmawati, menjelaskan bahwa kunjungannya selain sebagai ajang silaturahmi sebagai pimpinan baru, juga untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menyukseskan berbagai program strategis yang dijalankan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai program pembangunan keluarga, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting yang harus dilakukan sejak hulu.

“kami punya banyak program, Pak Wali. Saat ini kami tetap menjalankan program dengan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, seperti program penanganan stunting,” ujar Fatmawati.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kunjungan BKKBN Sulsel dan menegaskan bahwa seluruh program pembangunan keluarga harus berjalan secara terintegrasi melalui DPPKB Kota Makassar bersama perangkat daerah terkait.

Munafri menilai percepatan penurunan angka stunting harus menjadi prioritas utama karena menyangkut masa depan generasi muda Kota Makassar. Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyentuh persoalan ekonomi keluarga, sanitasi, lingkungan, dan pola pengasuhan anak.

“Stunting ini musuh besar kita. Semua sumber daya yang kita miliki harus diarahkan untuk memastikan penanganan stunting berjalan maksimal,” tegas Munafri.

Ia juga mendorong agar intervensi terhadap keluarga berisiko stunting dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan data yang akurat hingga tingkat keluarga. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi keluarga seperti urban farming, pemanfaatan lahan pekarangan, dan berbagai upaya pengurangan beban pengeluaran rumah tangga perlu terus diperkuat.

Melalui kolaborasi yang erat antara DPPKB Kota Makassar, BKKBN Sulawesi Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan berbagai program strategis dapat berjalan lebih efektif dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta mendukung pembangunan Kota Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

 

 

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *