Makassar, zona redaksi.id- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal menghadiri upacara Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 yang jatuh setiap tanggal 20 mei di halaman kantor Walikota Makassar
Upacara Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dengan bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham
Kepala Bappeda Kota Makassar, mengatakan bangkit bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang melanjutkan semangat perjuangan melalui karya dan pembangunan yang nyata.
“Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan kota lahir dari kolaborasi, perencanaan, dan langkah bersama untuk masa depan yang lebih baik.
Melalui semangat persatuan, Kota Makassar terus bergerak menuju kota yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.”katanya
“Mari jadikan momentum ini sebagai dorongan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya
Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah berkembang, dari perjuangan mempertahankan wilayah menuju upaya menjaga kedaulatan informasi dan transformasi digital. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta menjaga ruang digital yang sehat bagi generasi muda.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan berbagai program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis.
Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS), sebagai langkah menciptakan ruang digital yang aman dan sesuai bagi tumbuh kembang anak.
Aliyah Mustika Ilham berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, semangat gotong royong, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.
“Semangat Kebangkitan Nasional harus terus hidup dalam tindakan nyata, melalui kolaborasi, kepedulian sosial, dan komitmen membangun masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
















