Makassar, zona redaksi.id- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus melanjutkan kegiatan jelajah sampah.
Kali ini jelajah Sampah dilaksanakan di Kelurahan Bontoduri Kecamatan Tamalate Makassar pada hari sabtu tanggal 4/7/26 yang diisi dengan berbagai kegiatan.
Kegiatan dibuka dengan talkshow edukatif yang membahas pemilahan sampah dari sumbernya sebagai upaya membangun kesadaran warga dalam pengelolaan sampah yang lebih baik.
Setelah talkshow, acara dilanjutkan dengan jelajah Sampah dan gotong royong membersihkan lingkungan di beberapa titik di Kelurahan Bontoduri.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut dan mengimbau warga terus menerapkan pemilahan sampah sejak rumah tangga.
Sementara itu, pihak CSR dan BKM yang menyerahkan armada kebersihan berharap bantuan itu dapat meningkatkan efektivitas pengangkutan dan penanganan sampah di tingkat kelurahan.
Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
Camat Muhammad Aril Syahbani mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap kesadaran warga meningkat sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih tertib dan berkelanjutan,” ujarnya.
Peluncuran Jelajah Sampah turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Tamalate, Rini Puspita Aril, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, dan unsur masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan armada kebersihan berupa satu unit dump truck dari CSR Center Point of Indonesia dan satu unit motor Viar dari BKM Maccini Sombala untuk mendukung pelayanan kebersihan di Kecamatan Tamalate.
Kegiatan jelajah sampah dan aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dan Kecamatan Tamalate untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui pendidikan, partisipasi publik, dan peningkatan fasilitas kebersihan.
![]()
















