Makassar,zona redaksi.id– Rangkaian Forum Riset dan Inovasi Daerah Tahun 2026 terus berlanjut.
Memasuki hari kedua pelaksanaannya pada Selasa (14/7/2026), agenda yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar ini semakin difokuskan pada pendalaman materi, penguatan kolaborasi, serta penyelarasan strategi pengembangan inovasi di tingkat daerah.
Ketua Tim Inovasi BRIDA Kota Makassar, Dr. Muhammad Amri Akbar, S.P., M.Si., kembali hadir memimpin jalannya rangkaian forum di hari kedua ini.
Sub Kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan ini menjadi pijakan krusial untuk menciptakan ekosistem riset yang semakin adaptif dan kolaboratif, guna melahirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan strategis Kota Makassar.
“Untuk memastikan seluruh gagasan terkelola dengan baik, forum hari kedua ini mendapat pendampingan intensif dari jajaran fasilitator inovasi.” ucapnyab
Kehadiran fasilitator yang terdiri dari Ikrom Trianto, S.TP., M.Kes., Masriani Mahyuddin, S.E., M.Acc., serta Dr. Ria Rezeki Sudarmin, M.Kes., M.Kes. berperan penting dalam mendampingi para inovator sekaligus mengawal proses penginputan data dan profil inovator ke dalam sistem secara sistematis.
Sebagai landasan transformasi digital yang digalakkan Pemerintah Kota Makassar, seluruh tahapan dalam forum ini didukung penuh oleh ekosistem layanan terpadu. Sistem tersebut meliputi portal layanan terintegrasi SIGAP BRIDA, pengelolaan inovasi daerah melalui SIGAP INOVASI, media pendampingan dan inkubasi via SIGAP INKUBATORMA, hingga penyediaan sarana publikasi karya ilmiah yang kredibel lewat Open Journal System (OJS) BRIDA.
Antusiasme pengembangan inovasi pada hari kedua ini sangat terlihat dari jumlah partisipan.
Berdasarkan data rekapitulasi, terdapat 22 agen perubahan dari berbagai instansi dan Puskesmas di Kota Makassar yang membawa serta gagasan inovatif mereka. Berikut adalah daftar inovator beserta inovasi yang dipaparkan pada sesi hari kedua: No Nama Inovator Nama Inovasi
Asal Instansi / OPD
1. Arie Tahrij Harun
Emas Antang (Edukasi Masyarakat tentang Alternatif Obat Tradisional Pada Penyakit Ringan) Puskesmas Layang – Dinas Kesehatan
2. apt. Sabrina Resky Pratiwi
SI-RUBA (Sistem Digital Rujuk Balik Pengelolaan Obat) Puskesmas Layang – Dinas Kesehatan
3. dr. Syahyuni Saleh
LAYAR EMAS(Layanan Antar Jemput untuk Akses dan Retensi Kehadiran Peserta Prolanis) Puskesmas Layang – Dinas Kesehatan
4. dr. Faradiba Maulidina
PATRIOT TB (Patuh Rutin Obat Tuberkulosis) Puskesmas Paccerakkang – Dinas Kesehatan
5. Noor Mansurya Utami, S.Gz.
ANAKTA’ MAKESSING (Animasi Edukasi PMBA Untuk Anak Sehat dan Bebas Stunting) Puskesmas Minasa Upa
6. A. Indah Salsabilah Alam, A.Md.Kes.
PETASAN (Pemetaan dan Monitoring Sanitasi) Puskesmas Pattingalloang
7. Maqfirah, S.K.M.
KLINIK KELING (Klinik Konseling Kesehatan Lingkungan) Puskesmas Sudiang
8. Febriyanti Zefanya Maengkom, S.KM.
SMART 3M PLUS (Sosialisasi Masyarakat Aktif Rutin Terapkan 3M Plus) Puskesmas Sudiang
9. Haryanti Ramli, S.E.
SIMCABUD (Sistem Informasi Cagar Budaya Kota Makassar) Dinas Kebudayaan
10. dr. Andi Nurdindayanti B
SI PAHAM STUNTING (Optimalisasi Pemahaman Bahaya Stunting terhadap ibu hamil) Puskesmas Karuwisi
11. dr. Aulia Sakinah
TB SMART CARE (Tuberculosis Smart Monitoring And Reminder for Treatment) Puskesmas Batua – Dinas Kesehatan
12. Muthmainnah, S.Gz.
LENTERA STUNTING (Layanan Edukasi dan Informasi Terpadu Responsif Anti Stunting)
Puskesmas Cendrawasih
13. Suryadi, S.Kel., M.M.
GET UP (Gerakan Tumbler, Kurangi Sampah Plastik) Kecamatan Bontoala
14. Husnah, M.Kes.
GERCEP ISPA (Gerakan Cegah ISPA Berbasis PHBS) Puskesmas Tamalanrea Jaya – Dinas Kesehatan
15. Uvi Damayanti, S.Si.
PERISAI RADIASI (Proteksi dan Edukasi Risiko Paparan) RSUD Daya Kota Makassar
16. Nining Pratiwi, S.Si., M.Si.
SI-XRAY QR (Sistem Pemantauan Harian Pesawat Sinar-X Berbasis QR Code)
RSUD Daya Kota Makassar
17. Nirwana, S.Kom.
SMART DIGITAL (Sistem Mentoring ASN Responsif Teknologi dan Digitalisasi) Kecamatan Bontoala
18. dr. Nurul Afina Ramadhani Irfan
SAPA TB (Sadari Periksakan Ayo obati dan cegah Tuberkulosis) Puskesmas Mangasa – Dinas Kesehatan
19. Rio Fadjri, S.Kom.
MAPPADECENG Q Kecamatan Panakkukang
20. dr. Aswin Anugerah Oktavianto
SITENSI (Sistem Monitoring dan Evaluasi Hipertensi Terintegrasi) Puskesmas Rappokalling
21. Nurkhair Istiqamah, S.K.M.
RESOPA MBG (Revitalisasi Inspeksi Sanitasi SPPG Berbasis Digital) Puskesmas Cendrawasih
22. Nur Azizah Azis, S.K.M.
SIMPEL (Sistem Pengelolaan Data dan Pelaporan Posyandu) Puskesmas Ballaparang
![]()
















