banner 1080x600
Berita  

Hardiknas 2026, Pemprov Sulsel Perkuat Mutu Layanan Pendidikan

banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id— Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) untuk menegaskan komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas di seluruh wilayah.

Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, menegaskan bahwa pendidikan merupakan pelayanan dasar yang wajib dihadirkan negara bagi seluruh masyarakat.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam menekan angka anak tidak sekolah di Sulawesi Selatan.

“Pendidikan merupakan pelayanan dasar kepada masyarakat yang wajib diberikan oleh pemerintah. Ada sejumlah tantangan yang masih menjadi perhatian untuk diselesaikan bersama,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Sulsel memperkuat kebijakan intervensi pendidikan yang menjangkau 24 kabupaten/kota. Langkah konkret dilakukan melalui peningkatan daya tampung sekolah, khususnya jenjang SMA, dengan pembangunan unit sekolah baru, penambahan ruang kelas, rehabilitasi fasilitas, serta penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran.

Langkah ini sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan di wilayah dengan tingkat partisipasi sekolah yang masih rendah.

Selain itu, Pemprov Sulsel mendorong transformasi pendidikan berbasis digital melalui program smart school. Program ini menyasar sekolah di wilayah terpencil dengan keterbatasan akses melalui pembelajaran daring guna meningkatkan pemahaman peserta didik, terutama dalam aspek literasi dan numerasi.

Lanjutnya, bahwa ini sesuai arahan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, agar pemerintah juga provinsi hadir melalui digitalisasi smart school.

“Pemerintah provinsi hadir melalui digitalisasi smart school dan pembelajaran daring untuk meningkatkan pemahaman peserta didik, baik literasi maupun numerasi,” jelasnya.

Pemprov Sulsel juga memberikan dukungan melalui program beasiswa bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi kewenangan provinsi. Program ini telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dan ditargetkan menjadi prioritas hingga 2029.

Program beasiswa tersebut juga menyasar kelompok rentan untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam akses pendidikan.

Di sisi lain, peningkatan kualitas pendidikan turut difokuskan pada penguatan kapasitas tenaga pendidik. Pemprov Sulsel meningkatkan kompetensi guru, di beberapa bidang, termasuk bahasa Inggris dan bahasa Arab, serta pengembangan kapasitas peserta didik.

Pada sektor vokasi, Pemprov Sulsel memperkuat kualitas sekolah kejuruan melalui pembangunan pusat pelatihan keterampilan. Program ini diarahkan untuk mencetak lulusan siap kerja yang mampu memenuhi kebutuhan industri, termasuk sektor perbengkelan di Sulawesi Selatan.

Peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi refleksi capaian pembangunan pendidikan, tetapi juga pengingat pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Selatan.

Pemprov Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan pendidikan yang berpihak pada masyarakat guna mewujudkan sumber daya manusia unggul sebagai fondasi pembangunan daerah dan nasional.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *