Gowa, zona redaksi.id-Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menghadiri kegiatan Bakti Sosial Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa di Kantor Camat Somba Opu, Senin (16/3).
Bupati Talenrang menyampaikan apresiasinya kepada DWP Kabupaten Gowa atas kontribusinya dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan keluarga miskin ekstrem (KME) dan pencegahan stunting.
“Terima kasih kepada DWP yang telah membantu pemerintah dalam memberikan penanganan kepada keluarga miskin ekstrem, khususnya yang berisiko stunting. Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani persoalan kemiskinan, sehingga kehadiran mitra strategis seperti DWP sangat membantu kami,” ujarnya.
Ia menyampaikan, agar koordinasi harus terus dilakukan bersama instansi terkait, termasuk Dinas PPKB untuk memastikan data ibu hamil dan balita berisiko stunting terpantau dengan baik.
“Kalau kita ingin Gowa maju, maka persoalan kemiskinan harus diselesaikan. Alhamdulillah angka stunting di Gowa terus menurun dan saat ini menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan, yakni 17 persen. Dengan kolaborasi bersama, kita optimis kemiskinan dan stunting dapat terus ditekan,” jelasnya.
Olehnya dirinya berharap seluruh organisasi, termasuk DWP, terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait kemiskinan dan stunting, disertai aksi nyata di lapangan melalui pendekatan sosial, khususnya kepada ibu hamil dan menyusui. Hal tersebut sebagai upaya pemerintah agar kedepan tidak ada lagi miskin ekstrem sehingga Gowa semakin maju dan kesejahteraan masyarakat teerus meningkat.
“Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan hasil positif. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Gowa terus menurun dari 6,85 persen pada tahun 2024 menjadi 6,64 persen pada tahun 2025 atau sekitar 54 ribu jiwa, angka yang berada di bawah rata-rata provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Sementara Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program transformasi sosial daerah, khususnya penanganan kemiskinan ekstrem.
“Kegiatan ini lahir dari kepedulian DWP kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui bakti sosial ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang masih membutuhkan uluran tangan kita,” katanya.
Dirinya menjelaskan kegiatan bakti sosial dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 13 Maret 2026 lalu, DWP mengunjungi beberapa Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) tidak hanya menyerahkan bantuan tetapi juga memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada anak-anak panti.
Selanjutnya, DWP juga memberikan bantuan kepada 20 keluarga miskin ekstrem berisiko stunting di wilayah Kecamatan Somba Opu.
“DWP percaya kekuatan organisasi bukan hanya pada program kerja, tetapi juga pada kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan dalam berbagi kepada sesama. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita,” tambahnya.
Usai kegiatan di Kantor Camat Somba Opu, Bupati Gowa mengunjungi langsung beberapa lokasi penerima bantuan diantaranya keluarga Syamsuddin di Kelurahan Batangkaluku, Nurhidayanti di Kelurahan Bontoramba, serta korban kebakaran Usman Daeng Late di Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu.
Salah satu penerima bantuan, Nurhidayanti, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah, DWP, dan Baznas Kabupaten Gowa. Ia menyampaikan bahwa dirinya akan menerima bantuan bedah rumah, sembako, serta bantuan tunai.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, sejumlah Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa, Camat Somba Opu dan Lurah se-Kecamatan Somba Opu.
















