banner 1080x600
Berita  

Ground Breaking Pengembangan Area Mal Ratu Indah Resmi Dimulai

Kiri ke kanan: - Bapak Zumadi Setiawan Anwar - Marketing, Strategy & Digitalization Director KALLA - Ibu Imelda Jusuf Kalla - Finance & Legal Director KALLA - Munafri Arifuddin - Wali Kota Makassar - Bapak Solihin Jusuf Kalla Chief Executive Officer KALLA - Ibu Fatimah Kalla - President Commissioner KALLA - Bapak Ricky Theodores - Chief Executive Officer Kalla Land & Property
banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id— Pengembangan area mixed-use Mal Ratu Indah (MaRI) resmi memasuki babak baru melalui seremoni ground breaking yang dilaksanakan pada Selasa (28/4) di project site eks Hotel Sahid.

Momentum ini menandai dimulainya Tahap 1 pengembangan MaRI yang akan menghadirkan integrasi fungsi komersial dan hunian dalam satu kawasan strategis di jantung kota Makassar.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah provinsi dan kota, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, hingga perwakilan sektor perbankan dan mitra strategis lainnya. Kehadiran para stakeholder ini mencerminkan dukungan kuat terhadap transformasi kawasan Mal Ratu Indah sebagai salah satu ikon pengembangan urban di Indonesia Timur.

Acara diawali dengan sambutan dari Chief Executive Officer KALLA, Solihin Jusuf Kalla, yang menegaskan bahwa pengembangan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio properti.

“Pengembangan ini merupakan langkah yang luar biasa bagi kami, sekaligus menjadi kelanjutan dari Mal Ratu Indah yang kini telah beranjak sangat dewasa. Kami ingin memastikan MaRI terus tumbuh, beradaptasi, dan tetap relevan sebagai destinasi utama masyarakat,” ujarnya.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menyampaikan dukungan terhadap pengembangan kawasan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kota.

“Pembangunan ini tentu akan memberikan dampak positif, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. Kami berharap dapat melihat peningkatan jumlah angkatan kerja yang terserap dari hadirnya pengembangan Mal Ratu Indah ini. Saat ini Makassar menjadi kota yang semakin dinamis dengan banyaknya pekerja yang datang dari luar daerah, dan kami berharap perluasan MaRI dapat turut memenuhi kebutuhan gaya hidup dan belanja masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini secara resmi ditandai dengan prosesi seremoni ground breaking oleh jajaran Board of Director Kalla bersama Wali Kota Makassar.

Pengembangan area mixed-use MaRI dirancang dalam dua tahap. Pada tahap pertama, pembangunan difokuskan di area existing parkir yang mencakup perluasan area gedung parkir.

Adapun pada tahap kedua, pengembangan akan difokuskan pada perluasan area mal dengan luasan yang dirancang seperti dengan mal existing saat ini, yang menghadirkan konsep ritel dan gaya hidup yang lebih modern dan terintegrasi.

Sementara itu, pengembangan apartemen akan terdiri atas 10 lantai hunian dan 9 lantai parkir khusus penghuni. Fasilitas ini juga dilengkapi ballroom yang berlokasi di area rooftop parkir, dengan hunian apartemen berkapasitas 230 unit yang berada di atasnya. Hal ini menghadirkan integrasi fungsi yang efisien dan modern dalam satu kawasan terpadu.

Proyek pengembangan ini merupakan wujud realisasi dari perencanaan strategis jangka panjang yang telah disiapkan secara komprehensif selama kurang lebih dua tahun terakhir, mencakup proses perancangan arsitektur, kajian teknis, hingga pembongkaran eks Hotel Sahid sebagai bagian dari penataan kawasan. Hal ini menunjukkan keseriusan dan kesiapan pengembang dalam menghadirkan proyek yang terukur, terencana, dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, proyek pengembangan kawasan mixed-use Mal Ratu Indah ini ditargetkan rampung pada tahun 2028. Pengembangan ini diharapkan mampu menjadi bagian penting dari pertumbuhan kawasan sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pusat aktivitas ekonomi di Indonesia Timur.

Sebagai salah satu pionir pusat perbelanjaan di kawasan Indonesia Timur, Mal Ratu Indah terus menunjukkan komitmennya dalam bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Hal ini dibuktikan dengan telah diperolehnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF), sebuah standar penting yang tidak dimiliki oleh semua gedung komersial, sebagai bukti kelayakan dan keamanan operasional gedung.

Selain itu, Mal Ratu Indah juga telah mengantongi sertifikasi bangunan hijau (green building certificate) melalui sistem penilaian Greenship Existing Building dengan peringkat Gold. Pencapaian ini menegaskan komitmen MaRI dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan efisiensi energi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pelopor transformasi gedung komersial ramah lingkungan di Indonesia Timur.

Ground breaking ini menjadi langkah awal dari visi besar pengembangan kawasan MaRI sebagai destinasi mixed-use terintegrasi yang tidak hanya menghadirkan fungsi komersial, tetapi juga hunian, gaya hidup, dan ruang interaksi masyarakat dalam satu kawasan yang modern dan berkelanjutan.

Kalla Land & Property adalah unit bisnis di bawah naungan Kalla yang bergerak di bidang pengelolaan properti komersial, meliputi pusat perbelanjaan (mall), gedung perkantoran (office building), hospitality, serta residential, termasuk Mal Ratu Indah, Wisma Kalla, dan NIPAH PARK. Berlandaskan prinsip keberlanjutan, Kalla Land & Property berkomitmen untuk mengembangkan dan mengoperasikan gedung-gedung ramah lingkungan, hemat energi, dan berdaya saing global.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *