banner 1080x600
Berita  

Camat Wajo Apreasiasi Dukungan PT Pelindo Regional 4 Makassar Dalam Penerapan Sistem Pemilahan dan Pengelolaan Sampah Terpadu

banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id— PT Pelindo (Persero) Regional 4 Makassar menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan visi Kota Makassar yang bersih dan berkelanjutan.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui penerapan sistem pemilahan dan pengelolaan sampah terpadu yang mengintegrasikan wilayah operasional pelabuhan dengan pemukiman masyarakat di sekitarnya. ​

Komitmen tersebut dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pemilahan dan pengelolaan sampah terpadu yang digelar di Kantor Pelindo Makassar pada Selasa (14/7/2026). ​Program strategis ini nantinya akan mencakup operasional kapal yang berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Selain itu, Pelindo juga berencana membangun fasilitas Pemilahan dan Tata Kelola Sampah dengan melibatkan langsung masyarakat di wilayah Kecamatan Wajo, Kota Makassar, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). ​

General Manager (GM) Pelindo Makassar memimpin langsung jalannya pertemuan ini. Turut hadir Plt. Camat Wajo Ivan Kala’lembang, Tim Ahli Walikota Makassar Fadli Arifuddin (PADI Reborn), serta perwakilan Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, DR. Marini dan DR. Mashud.

Pertemuan lintas sektor ini juga dikawal oleh Sekcam Wajo, Lurah Malimongan Tua, Lurah Butung, Kasi Kebersihan Kecamatan Wajo, serta jajaran pejabat internal Pelindo dan staf kecamatan.

​Plt. Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, menyambut baik dan menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif hijau dari PT Pelindo.

Menurutnya, kolaborasi ini merupakan angin segar bagi penanganan sampah yang selama ini menjadi tantangan di wilayah perkotaan dan pesisir.

​”Kami dari pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi langkah konkret PT Pelindo Makassar. Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial atau sendiri-sendiri, melainkan butuh sinergi hulu ke hilir. Kehadiran fasilitas pengelolaan sampah terpadu dan program TJSL berbasis 3R ini tidak hanya akan membuat wilayah Wajo dan pelabuhan menjadi lebih bersih, tetapi juga mengedukasi serta memberdayakan ekonomi warga sekitar melalui pemilahan sampah yang bernilai guna,” ujar Ivan Kala’lembang seusai rapat.

​Integrasi program ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara signifikan, sekaligus menjadi cetak biru (blueprint) kolaborasi lingkungan yang sukses antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah di Kota Makassar. (*)

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *