banner 1080x600
Berita  

Sekda Makassar Didampingi Kandinkes Buka Grand Opening Feryal Clinic, Tegaskan Iklim Investasi dan Layanan Kesehatan Terus Tumbuh

banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Grand Opening Feryal Clinic di Jalan Adhyaksa, Rabu (15/4). Kehadiran Sekda Makassar mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin

Sekda Makassar Andi Zulkifly menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Makassar yang sedianya dijadwalkan membuka acara tersebut.

“Bapak Wali Kota menyampaikan permohonan maaf karena seharusnya membuka acara ini, namun sedang melaksanakan tugas luar ke Jakarta. Beliau mewakilkan kepada saya untuk menghadiri sekaligus membuka kegiatan grand opening ini,” ujar Andi Zulkifly.

Zul–sapaan akrabnya–juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran klinik baru tersebut sebagai bagian dari pertumbuhan sektor kesehatan di Kota Makassar.

Menurutnya, perkembangan usaha, khususnya di bidang pelayanan kesehatan, menunjukkan tren positif. Pemerintah Kota Makassar mencatat telah menerbitkan sekitar 126 izin klinik dalam kurun waktu 2024 hingga 2025.

“Ini menandakan bahwa pertumbuhan usaha dan investasi di Kota Makassar cukup tinggi, termasuk di sektor pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar itu menegaskan peningkatan investasi daerah merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat agar seluruh daerah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan bersaing menarik investor.

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar saat ini berada di kisaran 5,3 persen. Sementara itu, realisasi investasi mencapai sekitar Rp5,3 triliun dalam satu tahun.

“Ini menunjukkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Makassar sangat tinggi,” katanya.

Selain itu, sejumlah indikator makro ekonomi juga menunjukkan tren positif. Tingkat pengangguran berhasil ditekan dari sekitar 10 persen menjadi 9 persen, sementara angka kemiskinan menurun dari di atas 5 persen menjadi sekitar 4 persen.

Andi Zulkifly menilai capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), terutama dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Salah satu faktor penting dalam menjaga iklim investasi adalah keamanan. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar Kota Makassar tetap kondusif,” ujarnya.

Eks Camat Ujung Pandang itu juga menyinggung pentingnya kepatuhan terhadap regulasi perizinan, khususnya setelah diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja yang menyederhanakan proses perizinan di berbagai sektor, termasuk kesehatan.

Selain itu, penerapan Permenkes Nomor 17 Tahun 2023 disebut membawa perubahan signifikan terhadap standar perizinan dan kualitas layanan fasilitas kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Zulkifly mengapresiasi klinik Feryal Clinic diresmikan karena telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan.

“Kami berharap ini menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya. Jangan membuka usaha sebelum seluruh izin terpenuhi, karena ini berkaitan dengan standar pelayanan, keselamatan, dan kualitas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, perubahan fungsi bangunan dari rumah tinggal menjadi fasilitas usaha, seperti klinik, harus melalui sejumlah tahapan perizinan, termasuk izin lingkungan, lalu lintas, hingga pengelolaan limbah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, lanjutnya, terus berupaya mempercepat proses perizinan tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku, guna menjaga keseimbangan antara kemudahan investasi dan kepatuhan regulasi.

Di akhir sambutannya, Andi Zulkifly berharap kehadiran klinik tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, sekaligus memperkuat citra Kota Makassar sebagai destinasi layanan kesehatan.

“Kami berharap klinik ini tidak hanya melayani masyarakat Makassar, tetapi juga menarik kunjungan dari daerah lain, sehingga turut mendorong sektor ekonomi lainnya,” tutupnya.

Terpisah. Presiden Direktur Feryal Medica Grup, Muh Arif, menyampaikan bahwa pembukaan fasilitas baru tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan.

“Hari ini merupakan momen istimewa bagi kami. Grand opening ini bukan hanya peresmian lokasi baru, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan panjang Feryal Clinic yang telah memasuki tahun ke-9,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menjelaskan, Feryal Clinic pertama kali berdiri pada 15 April 2017 di Jalan Anggrek, Makassar. Seiring waktu, klinik tersebut terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan, termasuk masa pandemi, hingga akhirnya melakukan transformasi dan ekspansi.

Pada 2022, Feryal Clinic mulai membuka cabang di Mamuju, Sulawesi Barat. Ekspansi berlanjut ke Toraja Utara pada 2023, dan Kota Palopo pada 2025.

“Perjalanan ini tidak mudah. Banyak tantangan yang kami lewati bersama tim manajemen. Namun, kami terus berupaya bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Pemindahan lokasi ke Jalan Adhyaksa, lanjutnya, merupakan respons atas berbagai masukan dari pelanggan, khususnya terkait keterbatasan fasilitas di lokasi sebelumnya.

“Kami mendengarkan berbagai masukan, mulai dari kebutuhan area parkir, keterbatasan tempat tidur, hingga jam pelayanan yang semakin panjang. Di lokasi baru ini, kami berupaya menjawab semua kebutuhan tersebut,” katanya.

Di lokasi baru, kapasitas tempat tidur meningkat dari sebelumnya tujuh unit menjadi sekitar 14–15 unit, termasuk satu ruang VIP. Selain itu, fasilitas parkir yang lebih luas serta penambahan tenaga medis dan tenaga kesehatan juga menjadi bagian dari peningkatan layanan.

Feryal Clinic juga terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri, guna menjaga standar pelayanan kesehatan.

“Kami terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, baik melalui pelatihan maupun pendidikan berkelanjutan, agar pelayanan yang diberikan semakin optimal,” ungkap Muh Arif.

Ia menambahkan, kehadiran Feryal Clinic tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk membuka lapangan kerja di Kota Makassar.

“Kami berharap kehadiran Feryal Clinic dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pasien, tetapi juga bagi perekonomian daerah,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Muh Arif turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim manajemen, tenaga medis, dan karyawan yang telah berkontribusi dalam perjalanan Feryal Clinic.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan setia yang telah mendukung perkembangan klinik hingga saat ini.

“Pertumbuhan bukan hanya soal fasilitas atau angka, tetapi tentang dedikasi orang-orang di dalamnya yang bekerja dengan sepenuh hati. Terima kasih kepada seluruh tim dan pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami,” pungkasnya. (*)

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *