Makassar, zona redaksi.id– Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulsel bersama satuan tugas (Satgas) Pangan saat ini gencar turun kelapangan untuk memastikan ketersediaan pangan dengan harga yang sesuai aturan.
Erniwati Tamring, Kepala UPT Balai Pengawas Mutu dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, mengatakan, Pemprov Sulsel dan Satgas rutin turun ke pasar tradisional maupun pasar moderen termasuk pergudangan guna memastikan pangan terdistribusi dengan baik
“Sekarang ini Pemprov Sulsel bersama Satgas pangan kan turun ke pasar-pasar, baik itu pasar tradisional maupun retail-retail yang ada. Baik itu di pergudangan, termasuk misalnya di penggilingan beras, itu kita memantau harga. Apakah beras sekarang stabil atau masih tetap ada kenaikan.”ujarnya saat ditemui usai melakukan pemantauan sembako di pasar terong bersama Bulog Sulsel dan KPPU Makassar (9/3/26)
Ia mengaku, kunjungan ke pasar terong ini untuk melihat apakah harga sembilan bahan pokok stabil atau tidak
“Tadi ini bersama KPPU melihat bahwa harga di pasar ini apakah sudah stabil atau belum dan bagaimana persaingan terkait harga yang ada di pasar terong. Ini rata-rata yang difokuskan itu misalnya beras, ada 10 bahan pokok, ada misalnya beras, beras bagaimana harganya di pasar. Terus kemarin yang sempat Bapanas turun terkait harga ayam dan telur, terus cabai merah, bawang putih dan bawang merah.”ujarnya

Ia menambahkan salah satu langkah yang dilakukan dalam menstabilkan harga dengan melalui program gerakan pangan murah (GPM).
“Jadi tanggal 11 mendatang kita akan melakukan GPM di halaman kantor TVRI Sulsel jalan kakatua.GPM ini serentak seluruh kabupaten kota sesulsel dengan penawaran harga yang lebih murah dari pasaran,”tambahnya
“Harganya itu memang kita berharap bahwa harga itu lebih rendah dari yang ada di pasar.Itu tujuan kita. Karena itu salah satu kebutuhan masyarakat yang tidak mungkin kita kasih harga tinggi karena ini untuk menyangkut kesejahteraan masyarakat. Makanya harga yang ada di GPM itu kita kasih harga yang rendah dari harga yang ada di pasar.”pungkasnya
















