banner 1080x600
Berita  

TPA Tamangapa Akan Dibenahi Bertahap, DLH Makassar Siapkan Langkah Terukur dan Kolaboratif 

banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id— Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan bertahap terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa secara terukur dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar, Kamis (26/3/26).

Dalam rapat tersebut, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Dr. Azri Rasul, turut memberikan arahan teknis kepada Dinas Lingkungan Hidup, Perusahaan Daerah Pasar, serta stakeholder terkait.

Ia menekankan bahwa pengendalian sampah harus dimulai dari hulu guna mengurangi beban yang masuk ke TPA Tamangapa yang saat ini kondisinya sudah tidak kondusif.

“Seluruh pedagang dan pembeli dihimbau untuk mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik. Ini penting untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPA, sehingga tidak semakin memperparah kondisi yang ada,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya ini menjadi bagian dari langkah pencegahan agar dampak lingkungan, termasuk potensi pencemaran air dan sungai di sekitar kawasan TPA, dapat diminimalkan serta masyarakat di sekitar Tamangapa dapat hidup lebih aman dan sehat.

“Kami ingin ada perubahan dari hulu. Kalau sampah bisa dikendalikan sejak dari sumber, maka tekanan terhadap TPA berkurang dan risiko pencemaran lingkungan juga bisa ditekan,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, menjelaskan bahwa DLH saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis sebagai bagian dari proses pembenahan tersebut.

“Pengelolaan air lindi menjadi salah satu prioritas utama. Ini harus ditangani dengan baik karena berkaitan langsung dengan potensi pencemaran lingkungan,” ujar Helmy.

Selain aspek teknis, DLH juga menekankan pentingnya pendekatan dari sisi hulu, melalui edukasi kepada masyarakat.

Menurut Helmy, perubahan sistem pengelolaan sampah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan perilaku masyarakat, terutama dalam mengurangi praktik pembuangan terbuka (open dumping) dan meningkatkan pemilahan sampah sejak dari sumber.

“Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci. Kita ingin mendorong kesadaran untuk tidak lagi melakukan open dumping serta mulai membiasakan pemilahan sampah dari rumah. Kalau ini berjalan, maka beban di TPA juga bisa berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembenahan TPA Tamangapa akan berjalan beriringan dengan penguatan kolaborasi lintas sektor.

“Kita butuh kerja bersama. Kolaborasi antara OPD, dukungan pemerintah pusat, hingga partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar proses ini bisa berjalan efektif dan berkelanjutan menuju Makassar bebas sampah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, dalam arahannya menekankan bahwa proses pembenahan harus dirancang secara konkret dan dijalankan secara konsisten, dengan memastikan setiap tahapan memiliki capaian yang jelas.

“Yang terpenting adalah memastikan langkah-langkah perbaikan berjalan nyata dan terukur. Tidak hanya perencanaan, tetapi implementasi di lapangan harus menjadi fokus bersama,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Makassar akan mendorong transformasi sistem pengelolaan sampah menuju metode yang lebih ramah lingkungan, termasuk penguatan sistem sanitary landfill secara bertahap.

Langkah ini mencakup penataan zona pengelolaan, pengembangan infrastruktur pendukung, serta peningkatan sistem pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam rapat ini anggota Dewan Lingkungan Hidup, Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, UPT TPA Tamangapa, UPT Bank Sampah Pusat, jajaran Bidang Persampahan, pejabat fungsional PPLH DLH, serta pihak terkait lainnya.

Dengan langkah yang disiapkan secara bertahap dan kolaboratif, diharapkan pengelolaan TPA Tamangapa ke depan dapat berjalan lebih optimal serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan Kota Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *