banner 1080x600
Berita  

Tinjau Kebutuhan Pokok di Pasar Terong,Dirut Bulog Sebut Harga Stabil Bahkan Cenderung Turun 

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani didampingi Pimpinan Wilayah Bulog Sulsel–Sulbar, Fahrurozi meninjau lansung ketersediaan bahan pokok serta memastikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) selama bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Terong Makassar
banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id- Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani didampingi Pimpinan Wilayah Bulog Sulsel–Sulbar, Fahrurozi meninjau lansung ketersediaan bahan pokok serta memastikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) selama bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Terong Makassar ( 1/3/26).

Dirut Bulog yang juga didampingi Kepala Bulog Makassar Faris Sudirman, Kepala Pasar Terong,Tim Satgas Pangan lansung mengecak harga beras dan minyak goreng sekaligus berdalog dengan penjualnya.

Seluruh rombongan juga mengecek harga daging ayam, cabai,telur ayam dan meminta para pedagang untuk menjual barang sesuai HET sehingga tidak membebani masyarakat dan mereka bisa tetap mendapatkan keuntungan.

Usai pengecekan, Dirut Bulog mengatakan, harga beras hingga saat ini sangat stabil sesuai HET, termasuk juga harga beras premium

“Syukur Alhamdulillah pagi hari ini kami dari Bulog Pusat, Bulog Daerah, Satgas Pangan, kemudian dari Kepala Pasar, dari Dinas Perdagangan. Kami melaksanakan sidak ke pasar terong di Makassar. Alhamdulillah kita tadi sudah mengecek, yang pertama adalah harga beras, harga beras sangat stabil, sesuai dengan harga HET, beras SPHP harganya Rp12.500, kemudian harga premium juga Rp14.900 per kilo, tidak ada yang lebih tinggi dari HET, kemudian minyak goreng juga harganya stabil Rp15.700, dan ini juga di seluruh pengecer semuanya ada bannernya, baik beras SPHP maupun minyak goreng itu ada banner.”ujar Dirut Bulog

Ia berharap para pedagang tidak menjual barangnya lebih dari HET

“Para penjual tidak boleh menjual lebih dari harga eceran tertinggi, Itu yang pertama terkait dengan beras dan minyak. Kemudian juga gula harganya stabil, termasuk tepung juga harganya stabil di sini. Dan mayoritas di sini harga daging juga rata-rata bahkan di bawah Harga Acuan Pembelian & Penjualan (HAP) . HAP dijakarta Rp 140.000, di sini hanya Rp 120.000 tadi, saya lihat daging. Kemudian ayam juga yang biasanya harganya HAP-nya Rp 40 Ribu, di sini harganya Rp 32,000 maksimal Rp 33.000,”katanya.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan harga yang stabil bahkan sebagian bahan pokok mengalami penurunan

“Ini menunjukkan stabilitas harga, kami titip pesan kepada pengecer juga agar jaga supaya daya beli masyarakat bisa kita tingkatkan dalam hal ini. Apalagi menjelang lebaran dan ramadhan ini juga kami titip supaya para pengecer ataupun penjual tidak memanfaatkan momentum ramadhan maupun menjelang lebaran, itu fitri.”ujarnya

Ia menambahkan untuk harga cabai keriting di Makassar lebih murah dari di Jakarta

“Alhamdulillah cabai juga tadi kami cek harganya per kilo cabai merah itu, cabai merah keriting itu harganya Rp20.000, di Jakarta Rp30.000. Kemudian cabai rawit, di sini Rp60.000, di Jakarta hampir Rp70.000 lebih ke atas, ini alhamdulillah saya lihat stabil, harga-harganya cukup terkendali, saya titip kepada Satgas Pangan, Ibu Kepala Pasar, Disperindak, supaya terus dijaga harga-harga ini. Dan minimal seminggu 3 kali untuk melaksanakan sidak, sehingga harga-harga ini terkendali, terkontrol, sampai nanti selesa idul fitri, harapan kami seperti itu.”tambahnya

Sementara itu dari segi ketersediaan untuk beras ada sekitar 3,2 juta ton di bulan Desember tahun lalu

“Jadi yang pertama kalau Bulog kan pertama stok beras ya. Kalau stok beras, alhamdulillah di akhir tahun lalu kita stoknya 3,2 juta ton di Desember. Sekarang per hari ini sudah 3,6 juta ton di bulan awal Maret. Ini sudah 3,6 juta ton untuk beras. Kemudian khusus minyak goreng, minyak goreng Bulog itu mendapat DMO ya. DMO-nya 35% dari total ekspor itu khusus ke bulog adalah 70%. 70% itu sekitar 60 ribu kiloliter.Nah ini stoknya sudah tersebar di seluruh tanah air. Dan saya juga yakinkan kepada para pinwil, pincab Bulog, agar didistribusikan khususnya di pasar-pasar SP2KP. Khususnya para pengecar yang memiliki NIB yang diserahkan. Sehingga tidak salah alamat digunakan untuk hal-hal yang tidak dipertanggungjawabkan. Alhamdulillah ini saya kontrol semuanya yang jualan minyak goreng juga semuanya punya NIB. Sehingga bisa mudah dikendalikan dari kontrol.”tukasnya

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *