Makassar, zona redaksi.id– Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel, Andi Eka Prasetia, mengatakan, kegiatan Sulsel UMKM Expo 2025 dengan tema “Maju dan Berkarakter” memiliki peran sangat penting dalam menopang perekonomian daerah dan nasional dan mendorong UMKM untuk naik kelas di tengah perubahan global yang begitu cepat.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel pada pembukaan Sulsel UMKM Expo 2025 – “Maju dan Berkarakter” yang dilaksanakan di Monumen Mandala Makassar belum lama ini.
Andi Eka Prasetia mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini terlaksana tanpa menggunakan APBD tapi mendorong partisipasi dari korporasi Pembina UMKM di Sulawesi Selatan.
“Untuk itu di kesempatan yang berbahagia ini mohon kiranya agar kegiatan seperti ini ke depannya dapat menjadi salah satu program Prioritas pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini memiliki peran sangat penting dalam menopang perekonomian daerah dan nasional dan mendorong UMKM untuk naik kelas Di tengah perubahan global yang begitu cepat, UMKM dituntut untuk terus berinovasi, memperluas jaringan, serta menyesuaikan diri dengan tren yang ramah lingkungan, sehat, dan berdaya saing.”ucapnya.
Melalui kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan produk unggulan Sulawesi Selatan
“Kami ingin menghadirkan wadah bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan Sulawesi Selatan dari kopi, kuliner vegetarian, fashion, hingga inovasi otomotif dan digital.”ujarnya
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan ke-356 tahun, sekaligus memperingati Hari Kopi Sedunia dan Hari Vegetarian Sedunia. Momentum ini kami manfaatkan untuk mendorong UMKM agar lebih adaptif dan inovatif, menghadirkan produk yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan karakter dan kearifan lokal
“Melalui berbagai rangkaian kegiatan seperti expo UMKM yang disupport oleh beberapa korporasi selaku pembina umkm antara lain Pt Bank Sulselbar syariah sebanyak 11 tenant UMKM dan PT vale sebanyak 5 tenant UMKM , kemudian Otoritas jasa keuangan menyediakan mobil konsultasi pelayanan ,Bank Indonesia 3 tenant , PKK Prov Sulsel 2 Tenant , UPT PLUT 9 tenant , PT PLN Persero 3 tenant , Perum Bulog wilayah Sulselbar 2 Tenant , PT Pertamina Patra Niaga 2 tenant , disperindag Provinsi Sulsel, RS haji, Bank Syariah Indoensia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara indonesia, Bank Mandiri, CLM ( Citra Lampia Mandiri ), PT Pegadaian, PT Pelindo, PT Semen Tonasa, PT Permodalan Nasional Madani, PT Huady bantaeng Industrial park, UPT transfusi darah dinkes sulsel, dan Komunitas batu permata dan Pusaka masing masing 1 tenant binaan UMKM,”urainya.
Lebih Jauh Andi Eka Menyebut,pada saat kegiatan ini telah dilaksanakan workshop bagi UMKM dalam peningkatan literasi terkait Strategi branding produk, pengenalan produk market fit.
“Akses permodalan ( kemudahan akses permodalan), Digital marketing ( AI dan editing gambar pemasaran digital), Layanan pendaftaran sertifikasi halal self declare, UMKM Live shoping dan talk show PLUT, kompetisi kreatif dengan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan melalui Lomba mewarnai dan juga berkolaborasi dengan dinas perindustrian dan perdagangan provinsi sulsel serta Dinas Kesehatan provinsi Sulsel, disamping itu juga akan diselenggarakan atraksi kolaborasi kopi dan vegetarian, hingga cek kesehatan gratis dan donor darah, kami ingin menjadikan event ini sebagai ruang kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha,”jelasnya
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan promosi dan pemasaran produk lokal Sulawesi Selatan.
“Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mencintai produk berkualitas buatan daerah sendiri. Mendukung program pemerintah menuju UMKM Sulsel Maju dan Berkarakter di pasar global. Membangun semangat kemandirian ekonomi berbasis lokal dalam semarak Hari Jadi Sulsel ke-356 tahun.”pungkasnya
















