Makassar, zona redaksi.id- Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Makassar tengah menyiapkan langkah antisipatif untuk meredam gejolak harga bahan pokok, khususnya beras, yang mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Makassar, Evy Aprialty, mengatakan kenaikan harga beras disebabkan oleh terbatasnya pasokan dari daerah penghasil.
“Harga beras itu kan naik, terkendala karena kurangnya pasokan masuk ke Kota Makassar. Beberapa kabupaten dan kota yang memiliki stok mulai membatasi distribusinya keluar,” kata Evy, pada Senin (28/7/2025).
Ia menyebutkan hasil koordinasi dengan Perum Bulog juga menunjukkan hal serupa. Maka dari itu, sebagai langkah konkret, kata Evy, pihaknya bersama Bulog akan menggelar operasi pasar di lima titik utama di Makassar.
Yakni Pasar Toddopuli, Pasar Daya, Pasar Sawah, Pasar Terong, dan Pasar Pa’baeng-baeng.
Di mana, masing-masing titik operasi pasar, disiapkan sebanyak 100 karung beras.Operasi pasar dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini, menunggu ketersediaan stok dari Bulog.
“Surat permohonan sudah kami kirim ke Bulog. Operasi pasar akan menyasar kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur. Koordinasi terus kami lakukan agar pelaksanaannya tepat sasaran,” ujar Evy.
Dalam pelaksanaannya, Evy menjelaskan setiap penerima akan mendapatkan lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, dan satu liter gula pasir.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Perum Bulog untuk menangani gejolak harga
“Inilah yang kita bicarakan dengan Bulog, ada beberapa hal yang harus kita intervensi, karena stok Bulog ini sangat-sangat banyak,” kata Munafri, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, Bulog sudah mulai melakukan distribusi bantuan pangan sebagai bagian dari upaya meredam lonjakan harga.
Pemerintah Kota Makassar pun akan turut ambil bagian melalui skema operasi pasar dan pasar murah.
“Tadi sudah ada salah satu yang dilakukan oleh Bulog memberikan bantuan pangan. Kita juga di Pemerintah Kota setelah melihat ini akan melakukan intervensi-intervensi melalui pasar murah dan sebagainya untuk masuk operasi pasar,” ujar Munafri.
















