Gaza, zona redaksi.id– Di tengah kepungan konflik yang memicu krisis pangan akut, kebaikan rakyat Indonesia kembali menjangkau warga Palestina. Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama KITA Palestina terus menyalurkan ribuan paket makanan berbuka puasa (iftar) untuk para pengungsi di wilayah Jalur Gaza.
Distribusi bantuan ini difokuskan pada titik-titik paling kritis, yakni kamp pengungsian di Gaza Timur, wilayah Zeitoun, hingga wilayah Gaza Utara yang saat ini mengalami isolasi ketat.
Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah, KH Muhammad Zaitun Rasmin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata persaudaraan iman dan kemanusiaan. Menurutnya, kepedulian terhadap Palestina adalah prioritas utama bagi umat Islam di Indonesia, terlebih di bulan suci Ramadan.
“Kami mengirimkan pesan cinta dan solidaritas dari tanah air. Apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita di Gaza adalah duka kita juga. Semoga bantuan yang diamanahkan melalui Wahdah Inspirasi Zakat dan KITA Palestina ini menjadi penguat bagi mereka dalam menjalankan ibadah di tengah ujian yang sangat berat,” ujar Kyai Zaitun Rasmin.
Sementara itu, Direktur Laznas WIZ, Syahruddin, menjelaskan bahwa lebih dari 2.000 paket makanan siap saji telah dibagikan kepada keluarga-keluarga Palestina yang bertahan di tengah reruntuhan. Kondisi di lapangan menunjukkan rakyat Gaza terus menderita akibat kekurangan makanan, air bersih, dan pakaian yang layak.
“Alhamdulillah, berkat dukungan para donatur, distribusi program iftar ini dapat terlaksana di kamp-kamp penampungan Gaza Timur dan Zeitoun. Fokus kami adalah memastikan warga di Gaza Utara, yang akses logistiknya sangat terbatas, tetap mendapatkan makanan bergizi untuk berbuka puasa,” ungkap Syahruddin.
Mitra lokal di Gaza, Syekh Mundzir, yang memimpin langsung distribusi di lapangan, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia. Ia menyebut bantuan ini datang di saat warga benar-benar berada di ambang kelaparan akibat pengepungan yang berkepanjangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada rakyat Indonesia yang bersaudara, yang selalu setia berdiri di sisi rakyat Palestina. Bantuan ini bukan sekadar makanan, tapi harapan bahwa kami tidak berjuang sendirian,” tutur Syekh Mundzir.
Hingga saat ini, WIZ dan KITA Palestina berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan berkelanjutan selama bulan Ramadan guna meringankan beban warga Palestina yang masih berjuang di bawah blokade.
















