banner 1080x600
Berita  

Jelang Idul Fitri, Bulog Sulselbar Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Dengan Harga Yang Stabil 

banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id- Jelang Hari Raya Idul Fitri, yang tinggi beberapa hari kedepan, Bulog Sulselbar kembali memberikan jaminan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang stabil

Pimpinan Wilayah Bulog Sulsel–Sulbar, Fahrurozi, mengatakan, untuk Kantor Wilayah (Kanwil) Sulselbar memilik stok beras mencapai 603.000 ton, stok minyak goreng sekitar 1,6 juta liter. Terus ada gula sekitar 55 ton dan komoditas lainnya seperti tepung terigu 55 ton.

” Menjelang Idul fitri di Sulawesi Selatan, untuk stok Kanwil Sulselbar saat ini kami memiliki stok beras dengan total sekitar 603.216.000 ton. Artinya 603.000 ton. Nah itu kami punya stok di Sulsel untuk beras saja 603.000 ton. Dan itu terus masih kami lakukan pembelian setiap hari rata-rata pembelian kami di atas 8.000 ton beras ya sampai berakhirnya panen di musim panen raya ini, jadi panen raya masih akan berlangsung sampai akhir April dan itu rata-rata 8.000 ton masuk setiap hari. Terus untuk selain beras juga kami punya stok jagung, saat ini kami punya stok jagung 37 ribu ton. Jadi hampir tiap hari juga kami melakukan pembelian hampir seribu ton setiap hari. Jadi kira-kira nanti di akhir bulan Maret itu kita akan memiliki stok yang besar sekitar 40-50 ribu ton Itu untuk jagung.”ujar Fahrurozi saat ditemui dikantornya kemarin

Menurutnya, masyarakat Provinsi Sulsel tidak perlu kawatir karena ketersediaan pangan di Sulsel sangat besar

“Tidak ada kekhawatiran bagi kami untuk menangani provinsi Sulsel karena memang Provinsi Sulsel dengan penduduk 9,5 juta itu keperluan per bulannya itu seluruh masyarakat itu sekitar 80 ribu ton. Selain jagung beras kami juga punya stok minyak goreng sekitar 1,6 juta liter. Terus ada gula sekitar 55 ton dan komoditas lainnya seperti tepung terigu 55 ton. Intinya secara pengelolaan stok pangan terutama khususnya beras sangat aman,”katanya

Lebih jauh, Pimpinan Wilayah Bulog Sulsel–Sulbar, Fahrurozi, mengaku, dengan kondisi stok saat ini 603.000 ton lebih akan bertahan sampai tujuh bulan kedepan

” Sekali lagi tidak ada kekhawatiran bagi kami untuk menangani provinsi Sulsel karena kalau 80 ribu ton dengan kondisi kita punya stok 603.000 ton itu masih tahan sekitar hampir 7 bulan ke depan.”urainya

Dia menyebutkan, peningkatan serapan gabah dan beras, harus sejalan dengan ketersediaan gudang penyimpanan

“Memang betul itu bahwa keterbatasan gudang menjadi isu utama di kami dalam penyerapan tahun ini. Tapi kami lakukan upaya dalam mengantisipasinya dan kami lakukan upaya mencari gudang-gudang swasta atau gudang-gudang milik pihak ketiga, milik pihak ketiga yang kami sewa maupun kerjasamakan untuk kami gunakan sebagai tempat penyimpanan beras. Sampai saat ini kami sudah menyiapkan hampir 378.000 ton. Seluruh gudang yang kami siapkan dari sewa atau dari tempat, dari pihak ketiga yang kami sewa.”sebutnya

Ia menambahkan, untuk langkah antisipasi terjadi lonjakan harga, Makassar pihaknya mendukung pelaksanaan pasar murah yang dilakukan Pemerintah

“Kalau pasar murah yang dalam rangka mengendalikan harga yang melaksanakan biasanya Dinas ketahanan pangan provinsi, kami yang menyediakan komoditi. Dan itu terus rutin dilakukan tiap hari di setiap kabupaten kota. Yang kami rutin juga lakukan adalah intervensi melalui toko-toko di pasar-pasar, terutama khususnya toko-toko pasar pencatatan BPS di pasar B2KP, hampir setiap kabupaten kami lakukan intervensi, kios-kios yang ada di pasar-pasar. Yang kedua melalui kerjasama dengan instansi pemerintah, koperasi-koperasi baik Polisi maupun TNI untuk ikut membantu mendistribusikan penyaluran SPHP.”tambahnya

” Dan alhamdulillah pada hari ini. Kami pantau melalui tim, kebetulan kami juga masuk ke dalam tim Satgas Sabe Pangan.Dan terpantau hari ini masih cukup stabil. Harganya stabil dan hampir semua komoditi pangan di Sulawesi Selatan boleh dikatakan cukup stabil.”pungkasnya

 

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *