banner 1080x600

Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Waspada Cuaca Ekstrem Saat Arus Mudik Lebaran.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mewanti-wanti cuaca ekstrem pada periode mudik lebaran Idul Fitri 2025.
banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id – Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mewanti-wanti cuaca ekstrem pada periode mudik lebaran Idul Fitri 2025.

Andi Sudirman Sulaiman meminta kepala daerah mengambil langkah siap siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem.

“Untuk cuaca ekstrem saya minta semua kepala daerah melaksanakan kegiatan sifatnya kesiapsiagaan tapi tidak kepanikan,” kata Andi Sudirman di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/3/2025).

Ia mengatakan, cuaca Sulsel saat ini sangat anomali sehingga kesiapsiagaan sangat diperlukan.

“Kesiapsiagaan saja karena cuaca sangat berganti-ganti dan saya saya harap kolaborasi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, sudah menyiapkan skema mitigasi bencana dalam menghadapi puncak musim hujan bulan Maret dan April.

Andi Abdullah Rahim mengatakan, Pemkab Luwu Utara sudah memetakan wilayah-wilayah rawan bencana pada puncak musim hujan di bulan Maret dan April.

“Juga sudah membuat daerah-daerah untuk melakukan evakuasi dini, saat terjadi bencana,” katanya.

Ia mengatakan, daerah rawan banjir seperti Baebunta Selatan, Malangke Barat, dan wilayah sungai Baliase di daerah Tolada.

Sementara, daerah rawan longsor ada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rongkong dan Kecamatan Seko.

“Sekarang alat berat kita sudah standby semua di tempat-tempat rawan bencana, rawan longsor sudah ada, di sungai itu sudah ada alat berat,” kata Andi Abdullah Rahim.

Selain itu, Pemkab Luwu Utara juga sudah mempersiapkan anggaran kalau sewaktu-waktu wilayah ada wilayah yang mengalami bencana.

Diketahui, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat Prof Dwikorita Karnawati berkoordinasi dengan Sekda Sulsel Jufri Rahman terkait pemetaan daerah rawan bencana di Sulsel periode mudik lebaran.

Dwikorita Karnawati mengatakan, periode mudik lebaran di Sulsel bertepatan dengan puncak musim hujan Maret dan April di sejumlah wilayah.

Dwikorita Karnawati menjelaskan, puncak musim hujan bulan Maret dan April terjadi di bagian Utara Sulsel, yang bertepatan periode mudik lebaran.

Ia menyebutkan sejumlah daerah seperti Toraja, Luwu, Enrekang, dan Bone. Termasuk wilayah Timur Tenggara.

“Di wilayah utara, dikhawatirkan terjadi banjir bandang dan longsor, yang juga terdapat jalur mudik,” kata Prof Dwikorita

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *