banner 1080x600
Berita  

DLH Kota Makassar Terus Bergerak Sesuai Instruksi Walikota Hadapi Cuaca Ekstrem

banner 120x600

Makassar, zona redaksi.id— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga pemerintahan terbawah di Tingkat Kelurahan dan RT/RW.

Terkait kondisi cuaca ekstrem ini, perlu antisipasi terkait kondisi wilayah tergenang air, pohon tumbang serta titik rawan yang mengganggu aktivitas warga.

“Kepada seluruh Kadis, Camat, Lurah hingga RT/RW untuk memonitor wilayah masing-masing secara aktif, turun langsung memastikan kondisi masyarakat aman,” imbuh Appi.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kerja cepat aparat wilayah. Appi meminta agar setiap potensi akibat cuaca ekstrem segera dilaporkan secara berjenjang dan ditindaklanjuti. Bahakan perlu didirikan Posko Siaga di setiap Kecamatan dan Kelurahan.

“Jika terjadi genangan air, banjir, pohon tumbang, atau instalasi listrik yang membahayakan, segera laporkan ke posko siaga,” jelasnya.

“Dinas terkait seperti BPBD Makassar, Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, serta Damkar, harus siaga untuk bergerak cepat,” ucapnya.

Wali Kota Munafri juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan membatasi aktivitas luar rumah jika tidak mendesak.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Hati-hati saat berkendara. Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, tetap menjaga kesehatan dan antisipasi,” demikian pesan Munafri untuk Warga Kota Makassar.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmi Budiman, mengaku pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir

“Kami terus bergerak mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk menjaga dan mencintai lingkungannya salah satunya dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, memilah sampah mereka sejak dari rumah serta terus memaksimalkan program jelajah sampah,”ujarnya

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur Kota Makassar pada Jumat (5/12/2025) menyebabkan sejumlah ruas jalan kembali tergenang air.

Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat menerjunkan tim drainase, untuk melakukan penanganan darurat di dua titik rawan genangan.

Penanganan dilakukan di JL. Urip, sepanjang kantor Gubernur Sulsel, serta depan kampus UMI. Hal sama juga dilakukan tim drainase di JL. AP Pettarani depan Kampus UNM.

Dua lokasi yang kerap menjadi langganan genangan saat hujan intens. DPU Makassar mengerahkan Satgas Drainase untuk memastikan saluran air tetap berfungsi optimal dan aliran tetap lancar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir mengatakan, sebagai bentuk respons cepat dari laporan masyarakat, tim Satgas langsung melakukan pembersihan sedimentasi, penyisiran sampah, hingga pengecekan kondisi fisik saluran yang berpotensi menghambat aliran air.

“Langkah-langkah ini kami terus upayakan untuk meminimalisir terjadinya genangan susulan serta meningkatkan kenyamanan para pengguna jalan di kawasan Jalan Urip DAN Pettarani,” ujarnya.

Dijelaskan, sebanyak 20 Personel Satgas dikerahkan di kawasan depan Kantor Gubernur Sulsel, sementara 20 personel lainnya diturunkan di depan Kampus UNM Pettarani, dua lokasi yang selama ini dikenal rawan genangan saat hujan deras.

“Kehadiran Personel dalam jumlah besar ini bertujuan memastikan penanganan berjalan efektif dan saluran dapat dipulihkan dengan cepat,” tuturnya.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *