banner 1080x600
Berita  

Aliyah Mustika Ilham: Pemkot Makassar Siap Berkolaborasi Tekan HIV/AIDS

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, didampingi Kepala bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Makassar dr A. Mariani, menerima audiensi dari Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) Sulawesi Selatan) di Ruang Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar
banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, didampingi Kepala bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Makassar dr A. Mariani, menerima audiensi dari Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) Sulawesi Selatan) di Ruang Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Kamis (2/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, YPKDS Sulsel memaparkan program yang selama ini dijalankan, khususnya dalam sosialisasi bahaya HIV di masyarakat.

Mereka menegaskan komitmen untuk terus melakukan edukasi pencegahan HIV/AIDS dan berharap adanya dukungan serta kolaborasi bersama Pemerintah Kota Makassar.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi kiprah YPKDS dalam mendampingi masyarakat dalam upaya menekan angka penularan HIV/AIDS.

“Kami berterima kasih atas silaturahmi dan kontribusi nyata dari YPKDS. Pemerintah Kota Makassar mengapresiasi program yang dijalankan terkait penanganan HIV, dan kami mendukung dalam upaya menekan angka kasus HIV di Makassar,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar yang diwakili Kepala bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Makassar dr A. Mariani, mengatakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar terus melakukan pencegahan HIV dengan meningkatkan program pencegahan, termasuk sosialisasi dan edukasi, serta menyediakan akses tes HIV dan pengobatan gratis di fasilitas kesehatan.

“Dinkes juga berkolaborasi dengan lembaga lain, seperti AHF, untuk meningkatkan penjangkauan dan dukungan bagi kelompok rentan. Upaya ini meliputi peningkatan program skrining dan penelusuran kasus untuk mengendalikan penularan di berbagai kelompok, termasuk lelaki seks lelaki (LSL) dan ibu hamil.”ujarnya

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Sosialisasi dan Edukasi

Dinkes aktif melakukan sosialisasi bahaya HIV dan edukasi pencegahan kepada masyarakat, terutama kepada populasi kunci dan kelompok usia muda.

Akses Tes dan Pengobatan

Menyediakan layanan tes HIV gratis dan memastikan ketersediaan obat antiretroviral (ARV) yang juga gratis untuk penderita HIV.

Program Skrining

Melakukan skrining HIV secara rutin untuk populasi berisiko tinggi seperti ibu hamil, pengguna jarum suntik, dan kelompok lelaki seks lelaki (LSL).

Peningkatan Fasilitas Kesehatan

Meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan untuk melayani tes dan pengobatan HIV di seluruh 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Pencegahan Penularan Ibu ke Anak (PPIA)

Mengintegrasikan program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, yang merupakan intervensi penting untuk eliminasi HIV.

Kolaborasi dan Dukungan Kemitraan Lintas Sektor

Dinkes berkolaborasi dengan lembaga lain seperti AHF untuk memperkuat program penanggulangan HIV/AIDS di Makassar.

Dukungan Keluarga dan Lingkungan

Mendorong dukungan keluarga dan lingkungan agar penderita HIV/AIDS tidak merasa sendiri dan memiliki kekuatan untuk menghadapi tantangan.

Kepala Dinas Sosial, Andi Bukti Djufri, menyampaikan bahwa angka kasus HIV di Makassar masih jadi perhatian khusus dan pihaknya siap mendukung program-program positif seperti yang dijalankan YPKDS.

Sekretaris Dinas Dukcapil Makassar, Andi Salman Baso, menegaskan kesiapannya membantu masyarakat, khususnya penyintas HIV/AIDS, dalam pengurusan dokumen kependudukan agar tetap mendapatkan hak administratifnya.

Data Kasus HIV di Makassar, 2023 sebanyak 1.015 kasus baru dari 57.690 orang yang diperiksa, 2024 sebanyak 925 kasus baru dari 48.139 orang yang diperiksa, dan Semester I 2025 sebanyak 454 kasus baru dari 23.311 orang yang diperiksa.

Tren penularan masih didominasi oleh kelompok Lelaki Sesama Lelaki (LSL) dan kasus telah menyebar ke berbagai kecamatan di Makassar.

Pemerintah Kota Makassar akan terus berupaya memperkuat layanan kesehatan di sejumlah puskesmas, edukasi masyarakat, distribusi alat pelindung, serta kampanye pencegahan bagi kelompok muda dan populasi kunci.

Turut hadir dalam audiensi ini, Kepala Badan Kesbangpol, Fathur Rahim, Sekretaris Dinas Pendidikan, Noptiadi, Kepala Dinas Sosial, Andi Bukti, Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3A, Anriany Saleh, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora, Muh. Dasysyara Dahyar, Sekretaris Dinas Dukcapil, Andi Salman Baso, dan Kepala Bagian Kesra, Moh. Syarief.

Sementara dari YPKDS Sulsel hadir, Konsultan Program/Paralegal Officer, Ahmad Wildan Adnan, Ketua Sekretariat Daerah Jaringan Indonesia Positif Sulsel, Muh. Akbar Abdullah, Manajemen YPKDS Sulsel, Nur Indah Hamid, dan Staf YPKDS Sulsel, A. Ary Pratama.

Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di Kota Makassar.

Pemkot Makassar menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan komunitas, NGO, dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, inklusif, dan bebas stigma terhadap penyintas HIV/AIDS.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *