banner 1080x600
Berita  

Dampingi Walikota Terima AHF,Kadinkes Makassar: Kolaborasi Lintas Sektor Tuntaskan Persoalan Sosial, Termasuk HIV/AIDS.

Walikota Makassar saat menerima perwakilan AIDS Healthcare Foundation (AHF) didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, dibalaikota Makassar
banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, menyambut baik inisiatif AHF dan menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini sejalan dengan visi Pemkot dalam mengatasi berbagai problem sosial melalui kemitraan yang inklusif.

Hal ini disampaikan Walikota Makassar saat menerima perwakilan AIDS Healthcare Foundation (AHF) didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, dibalaikota Makassar kemarin.

“Pemkot Makassar mendorong semua pihak untuk berkolaborasi menyelesaikan problem sosial, termasuk pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan lembaga seperti AHF dan partisipasi masyarakat,” ujar Munafri.

Perwakilan AHF, Lusi Siagian menjelaskan bahwa program AHF di Makassar sudah bermitra dengan tiga puskesmas dan satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal. Kemitraan ini mencakup berbagai kegiatan pencegahan, pengobatan, promosi kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin menginformasikan kembali program AHF di Kota Makassar. Program kami sudah berjalan bersama tiga puskesmas dan satu NGO lokal, fokus pada penanganan HIV dan AIDS,” ujarnya.

Melalui sinergi ini, dia berharap program penanggulangan HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif, menjangkau kelompok rentan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan serta perawatan bagi penderita HIV/AIDS.

“Kami juga meminta arahan Pak Wali untuk penandatanganan rencana kerja tahunan 2025,” jelas Lusi.

Ia menambahkan bahwa AHF menyalurkan dukungan dana langsung ke layanan kesehatan dan LSM lokal yang mengelola program, dengan sasaran utama pasien, keluarga, dan pasangan yang hidup dengan HIV.

“Bantuan ini menyentuh banyak aspek, mulai dari pencegahan, pengobatan, hingga promosi dan edukasi agar masyarakat lebih paham cara melindungi diri dan mendukung pasien,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, menambahkan, Pemkot Makassar terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menuntaskan berbagai persoalan sosial, termasuk pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

“Kita dengan RKT dengan NGO AHF (AIDS Healthcare Foundation) tadi ada audiensi. Sejak 2021 kita disupport pendanaan di tiga puskesmas yang layani pelayanan terkait HIV,” ungkap dr Ida.

Selain itu, kata dia, pihaknya membuka layanan untuk HIV/AIDS di sejumlah layanan kesehatan. Diantaranya PKM Jumpandang Baru, Kassi-kassi, dan Jongayya. “Tahun depan, ada rencana penambahan support ini ke satu PKM baru,” imbuhnya.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *