banner 1080x600

UNM Kembali Wisuda 1.000 Mahasiswa, Plt Rektor : 60,3 Persen Dinyatakan Lulus Dengan Predikat Cumlaude

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mewisuda mahasiswa periode ke dua di bulan Oktober 2026. Prosesi digelar di Pelataran Menara Phinisi UNM Rabu (14/10/2026).

Dalam prosesi ini 1000 mahasiswa dikukuhkan berasal dari 32 wisudawan program Doktor, 109 wisudawan program magister, 777 wisudawan Program Sarjana, 38 wisudawan program profesi insinyur, 36 wisudawan sarjana terapan dan 8 wisudawan diploma tiga.

Plt Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi memberikan selamat kepada seluruh wisudawan beserta orang tua sebab 60,3 persen wisudawan memperoleh predikat cumlaude.

“Tadi kita lihat sendiri dari keseluruhan wisudawan yang kami kukuhkan, sebanyak 603 atau 60,3 persen dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Nah ini menunjukkan wisudawan kita L uar biasa,” ujarnya

Meski mengantongi predikat cumlaude, Prof Farida berharap para wisudawan mempertahankan predikat tersebut.

“Selamat buat semuanya. Namun saya harapkan jangan hanya sekadar predikat cumlaudenya di simpan, tetapi harus terus diupdate,” harapnya

Lebih jauh ia menyebut saat ini lulusan UNM berjumlah 182.325 orang. “Ini merupakan bekal untuk kita semua, ini sebuah modal yang besar untuk UNM. Karena kehebatan suatu universitas itu tergantung dari kehebatan alumninya. Alhamdulillah, kita lihat hari ini 1.000 orang semuanya hebat, tidak ada yang tidak hebat, semuanya hebat, alhamdulillah,” ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut, Farida juga mengumumkan pembukaan Program Studi baru Program Studi Rekayasa Keamanan Siber.

“Jadi ini ada beberapa program studi baru, itu tentu kita sesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat secara luas, yaitu Program Studi Rekayasa Keamanan Siber,” sebutnya

“Saya kira program studi ini penting sekali, bagus sekali, dan mudah-mudahan ke hari ini akan menjadi ke depan, akan menjadi program studi yang diminati dan dapat memberikan kontribusi untuk Universitas Hasanuddin secara khusus dan masyarakat secara luas tentunya,” tambahnya

Program studi Rekayasa Keamanan Siber didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi nomor 1047/D/O/2026 yang ditetapkan pada 21 September 2026 yang lalu.

“Melalui keputusan yang sama, program studi ini dinyatakan telah memiliki peratan minimum, minimum akreditasi. Ya tentu kehadirannya menjawab kebutuhan nasional akan tenaga ahli keamanan siber, yang hingga saat ini masih jauh dari mencukupi, sekaligus melanjutkan penguatan rumpun teknologi digital di Universitas Hasanuddin, sehingga dengan tambahan prodi ini UNM kini menyelenggarakan 146 program studi, ini luar biasa,” tandasnya.

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *