Makassar,zona redaksi.id– Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama The Centre for Indonesian Law, Islam and Society (CILIS), Melbourne Law School, The University of Melbourne, menggelar Kuliah Umum dan Diseminasi Hasil Riset Kolaborasi Internasional. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom D Lantai 2 pada Rabu, 14 Oktober 2025.
Kegiatan ini menghadirkan Gus Baha sebagai narasumber dan dihadiri Plt. Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., jajaran wakil rektor, dekan, ketua senat, serta sivitas akademika UNM.
Riset kolaborasi ini mengangkat tema “Regulating Religion through Language: Legal Discourse and the Governance of Religious Diversity in Indonesia”, yang mengkaji hubungan hukum, agama, dan bahasa dalam mengelola keberagaman di Indonesia
Tim peneliti terdiri atas Prof. Dr. Farida Patittingi, M.Hum. selaku ketua tim, Prof. Nadirsyah Hosen, LLM., Ph.D. dari The University of Melbourne sebagai kolaborator internasional, serta Andi Muhammad Irawan, M.Hum., Ph.D. sebagai anggota peneliti UNM.
Penelitian ini mengkaji bagaimana bahasa dalam peraturan, putusan peradilan, kebijakan kelembagaan, dan dokumen pendidikan membentuk pemahaman tentang kebebasan, toleransi, kerukunan, serta keberagaman agama di masyarakat.
Plt. Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif keilmuan dalam memahami persoalan hukum, agama, dan keberagaman.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat analisis penelitian melalui pertukaran perspektif dan pendekatan lintas disiplin, sehingga menghasilkan kajian yang relevan dengan persoalan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya diseminasi hasil penelitian untuk memperluas kontribusi akademik.
“Melalui diseminasi dan publikasi ilmiah, hasil riset ini diharapkan dapat memperkaya diskusi akademik serta mendorong pengembangan penelitian lanjutan mengenai tata kelola keberagaman agama di Indonesia,” tambahnya. (*)
![]()















