banner 1080x600
Berita  

PPBM-Kalla Institute Sukses Selenggarakan HR Collegia, Perkuat Kompetensi Praktisi HR dalam Mengelola SDM

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI) resmi menyelesaikan rangkaian program Human Resources Collegia (HR Collegia), sebuah program pembelajaran dan pengembangan kompetensi di bidang Human Resources yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, sejak Juni hingga Agustus 2026.

Mengusung fokus pada pengembangan kompetensi Human Resource, HR Collegia dirancang sebagai ruang belajar bagi para praktisi HR, perwakilan perusahaan, pelaku UMKM, pendidikan, serta profesional HR lainnya untuk memperkuat pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam mengelola sumber daya manusia. Program ini dilaksanakan secara offline setiap hari Sabtu di Learning Center Kalla Toyota Cokroaminoto, dengan rangkaian kegiatan yang juga dilaksanakan di Bugis Water Park untuk sesi outbound dan Bikin-Bikin Creative Hub, Nipah Park, sebagai lokasi graduation.

Selama program berlangsung, peserta mendapatkan pembelajaran yang mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan SDM, mulai dari Mindset & Peran Human Resource, Dasar-Dasar Hukum Ketenagakerjaan, Recruitment & Onboarding, Compensation & Benefit, Performance Management, Budaya Kerja & Kepemimpinan, Pengembangan Kompetensi & Training, Retention & Employee Engagement, hingga Transformasi Digital dalam HR. Rangkaian pembelajaran tersebut kemudian dilengkapi dengan kegiatan outbound dan penyusunan final project sebagai bentuk penerapan pembelajaran yang telah diperoleh selama program.

HR Collegia menghadirkan para leader dan praktisi KALLA sebagai narasumber melalui sesi pembelajaran maupun Inspirasi Leader. Sesi tersebut diisi oleh Direksi dan Chief KALLA yang membawakan terkait Mindset HR, Legal Compliance & Industrial Relations, Performance & Talent Managements hingga Employee Retention & Engagement. Selain para leader KALLA, pembelajaran juga diberikan oleh para expert dan praktisi dari Assistant Manager hingga Manager di berbagai unit bisnis KALLA.

Dalam pelaksanaannya, HR Collegia tidak hanya mengandalkan metode pembelajaran satu arah. Peserta terlibat secara aktif melalui berbagai metode, seperti workshop, diskusi kasus, simulasi, role play, coaching, mentoring, presentasi, refleksi, hingga outbound dan team building. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk tidak hanya memahami konsep HR, tetapi juga menghubungkannya dengan kondisi dan tantangan yang mereka hadapi di lingkungan kerja masing-masing. Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian program. Peserta aktif menyimak, mengajukan pertanyaan, serta terlibat dalam diskusi pada setiap modul pembelajaran. Selain menjadi ruang pengembangan kompetensi, HR Collegia juga menjadi wadah networking bagi peserta untuk saling mengenal dan memahami bagaimana berbagai lintas bisnis menjalankan aktivitasnya.

Pada tahap akhir program, peserta menyusun dan mempresentasikan capstone project yang memanfaatkan satu atau beberapa modul pembelajaran HR Collegia untuk menjawab permasalahan yang mereka hadapi di unit kerja atau perusahaan masing-masing. Melalui proses tersebut, peserta tidak hanya dituntut untuk memahami materi, tetapi juga melakukan refleksi terhadap praktik HR yang selama ini telah diterapkan.

Manajer PPBM-Kalla Institute, Ibu Trisuci Gita Wahyuni, menyampaikan bahwa salah satu capaian yang membanggakan dari HR Collegia adalah keberagaman latar belakang bisnis para peserta.

“Salah satu capaian yang membanggakan dari penyelenggaraan HR Collegia adalah keberhasilan program ini menjangkau peserta dari beragam sektor usaha, seperti F&B, logistik, konstruksi, pendidikan, hingga jasa keuangan seperti BPR Hasamitr. Keberagaman tersebut menegaskan bahwa HR Collegia bukanlah program yang dirancang untuk satu industri tertentu, melainkan sebuah program pengembangan HR yang dapat diterapkan pada berbagai karakteristik organisasi dan model bisnis. PPBM-KI berharap peserta bisa memanfaatkan ilmu yang didapatkan semaksimal mungkin, untuk diaplikasikan dalam pekerjaannya masing-masing.” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta HR Collegia, Ririn dari Human Capital Lazuna, mengungkapkan bahwa program ini memberikan ruang bagi peserta untuk melakukan refleksi sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam praktik HR di lingkungan kerja masing-masing.

“Proses pembelajaran dalam HR Collegia menghadirkan banyak aha moment yang membuat peserta semakin menyadari pentingnya memastikan peran HR berjalan sebagaimana mestinya. Tentu ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk melakukan assessment terhadap praktik yang telah diterapkan sekaligus menemukan berbagai hal yang masih perlu dikembangkan.”imbuhnya.

Rangkaian HR Collegia kemudian ditutup melalui kegiatan Graduation yang menjadi momentum apresiasi atas proses pembelajaran yang telah dilalui peserta. Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan penyelesaian program.

Dengan berakhirnya rangkaian HR Collegia, PPBM-KI berharap pembelajaran yang telah diperoleh peserta dapat terus diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi organisasi masing-masing. Networking yang telah terbentuk selama program juga diharapkan dapat terus terjaga, sehingga para peserta dapat tetap berbagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan meskipun rangkaian pembelajaran telah selesai.

Melalui HR Collegia, PPBM-KI terus mendorong terciptanya ruang pembelajaran yang mempertemukan praktisi, profesional, dan berbagai pihak dari lintas industri untuk bersama-sama memperkuat kapasitas pengelolaan sumber daya manusia serta mendukung terciptanya SDM unggul dan bisnis yang berkelanjutan.

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *