banner 1080x600
Berita  

Gubernur Sulsel dan Menteri Lingkungan Hidup Bahas Percepatan PSEL Mamminasata

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id– Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Regional Mamminasata sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Maros Chaidir Syam, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan atau yang mewakili, jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Andi Sudirman menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut percepatan penyelesaian pembangunan PSEL Mamminasata sesuai arahan Presiden melalui Menko Pangan.

“Hari ini kami inisiasi melakukan pertemuan tindak lanjut percepatan penyelesaian terkait PSEL Mamminasata sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo melalui Menko Pangan bersama Menteri Lingkungan Hidup Bapak Mohammad Jumhur Hidayat, Wakil Gubernur Ibu Fatmawati, Deputy Kemenko Pangan dan KLH, Wali Kota Makassar, Bupati Maros dan para bupati/wali kota atau mewakili se-Sulsel,” ujar Andi Sudirman.

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan (Waste to Energy), pemerintah mengamanahkan pemutusan kontrak dengan pihak ketiga yang sebelumnya mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018.

Selanjutnya, proses pembangunan akan memasuki tahapan lelang ulang yang dilaksanakan oleh Danantara, termasuk penetapan lokasi proyek oleh pemerintah pusat.

“Pemerintah Provinsi melalui Kota Makassar menyiapkan lahan, baik di lokasi existing maupun lokasi lain yang nantinya ditetapkan pemerintah pusat melalui Danantara,” jelasnya.

Menurut Andi Sudirman, seluruh tahapan yang menjadi kewenangan daerah telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Hasil pertemuan bersama Menteri Lingkungan Hidup juga memastikan proyek PSEL Regional Mamminasata siap memasuki tahapan teknis berikutnya.

“Alhamdulillah semua sudah dilakukan sesuai regulasi dan hasil pertemuan hari ini. Segera rapat teknis serta lelang ulang melalui Danantara dan percepatan pembangunan PSEL Regional Mamminasata dilaksanakan sesuai amanat Perpres 109 Tahun 2025 tentang Waste to Energy,” pungkasnya.

Usai pertemuan ini Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat didampingi Walikota Makassar Munafri Arifuddin dan Kepala Dinas Lingkungan hidup Makassar, Helmy Budiman meninjau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dijalan Tamangapa Raya

Pada kesempatan itu, Menteri Jumhur mengaku puas dengan progres yang telah dicapai Pemerintah Kota Makassar. Menurutnya, pembenahan yang dilakukan sudah memenuhi lebih dari 90 persen target yang diharapkan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Permintaan kami dari KLH kepada Pemerintah Kota Makassar sudah dilakukan dengan baik. Kira-kira sudah mencapai lebih dari 90 persen dari harapan yang kita inginkan. Sekarang tinggal sedikit lagi penyempurnaannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan paling terasa adalah berkurangnya bau menyengat yang selama ini identik dengan TPA. Hal itu terjadi karena timbunan sampah kini telah ditutup menggunakan tanah maupun biomembran sehingga proses pengelolaan menjadi lebih terkendali.

“Yang jelas, bau dari sampahnya sendiri sudah hilang. Tinggal lindinya yang memang masih berbau. Ini sudah menjadi contoh yang baik, tinggal disempurnakan lagi,” katanya.

Menurut Jumhur, pekerjaan yang tersisa terutama memperkuat sistem blocking agar air lindi tidak menyebar saat hujan turun, melainkan langsung mengalir menuju instalasi yang telah disiapkan. Ia menilai langkah tersebut menjadi kunci agar TPA Tamangapa benar-benar memenuhi standar sanitary landfill.

“Saya rasa ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain. Kalau punya niat, ternyata bisa. Sampah diuruk dengan tanah, ditutup menggunakan bioplastik atau biomembran, sehingga masyarakat tidak lagi mencium bau seperti sebelumnya,” tuturnya.

Selain pembenahan timbunan sampah, Menteri Jumhur juga menyoroti potensi pemanfaatan gas metana yang dihasilkan TPA. Ia melihat sebagian gas tersebut telah dialirkan ke rumah-rumah warga sekitar sebagai energi alternatif.

Menurutnya, pemanfaatan gas metana bukan hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

“Gas metana memang harus disalurkan karena kalau tidak bisa berbahaya. Kalau skalanya besar bisa menjadi bisnis, tetapi kalau masih kecil setidaknya bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar daripada terbuang percuma,” jelasnya.

Ia bahkan optimistis, setelah seluruh proses pembenahan rampung, kawasan TPA Tamangapa memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi ruang hijau di masa mendatang.

“Dalam beberapa tahun ke depan, ketika proses pengendapan selesai, kawasan ini bisa menjadi hutan, taman, bahkan di beberapa negara bekas TPA bisa menjadi lapangan golf. Itu sangat memungkinkan jika pengelolaannya dilakukan dengan benar,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Jumhur juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mulai menerapkan pemilahan sampah sejak 1 Agustus 2026, sehingga hanya sampah residu yang diperbolehkan masuk ke TPA Tamangapa. Panduan& Petunjuk Perjalanan

Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan sistem yang paling ideal dalam pengelolaan sampah modern, meski diakuinya penerapan secara sempurna membutuhkan waktu.

“Yang paling ideal memang hanya residu yang masuk ke TPA. Mencapai 100 persen memang tidak mudah, tetapi itu harus terus disempurnakan. TPS 3R dan pengelolaan di tingkat perumahan harus semakin diperkuat agar sampah yang masuk ke TPA benar-benar tinggal residunya saja,” tegasnya.

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *