banner 1080x600
Berita  

Perbaikan Jalan Moncongloe Resmi Dilakukan, Kadis BMBK Sulsel: Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah

banner 120x600

Maros, zona redaksi.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Sulsel resmi memulai rekonstruksi Jalan Poros Moncongloe di Dusun Pamanjengan, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.(23/7/26)

Proyek yang menjadi bagian dari program Multi Years Project (MYP) Paket 6 itu ditandai dengan ground breaking oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman bersama Bupati Maros Chaidir Syam didampingi Kepala Dinas BMBK Provinsi Sulsel Andi Ihsan

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung unik, Gubernur bersama Bupati menaiki ekskavator untuk mengangkat material batu dari saluran drainase yang kemudian dimuat ke atas truk sebagai simbol dimulainya pekerjaan.

Ruas jalan yang akan direkonstruksi membentang dari Batas Kota Makassar-Pamanjengan-Benteng Gajah sepanjang sekitar 18 kilometer. Pekerjaan meliputi rekonstruksi jalan, pengecoran beton, pengaspalan di sejumlah titik, pembangunan drainase, talud, hingga box culvert untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.

Sebelum konstruksi utama dimulai, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel telah melakukan penanganan darurat di sejumlah titik guna mengurangi kemacetan akibat kerusakan jalan yang cukup parah.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari Paket 6 MYP dengan total anggaran sekitar Rp 239 miliar yang juga mencakup sejumlah ruas jalan di wilayah Toraja, Luwu Raya, dan Maros.

“Ini ground breaking perbaikan jalan Paket 6 Multi Years. Tahapan kontraknya baru selesai sehingga hari ini menjadi awal dimulainya pekerjaan,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, proyek akan dikerjakan hingga 2027 secara bertahap karena ruas jalan berada di kawasan padat penduduk sehingga pelaksanaan konstruksi harus tetap memperhatikan aktivitas masyarakat.

Ia menjelaskan, selain membangun drainase, badan jalan juga akan ditinggikan sekitar 45 sentimeter untuk mengurangi genangan air saat musim hujan.

“Dampaknya tentu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, mengurangi kerusakan kendaraan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” katanya.

Kepala BMBK Sulsel mengaku,khusus untuk di Moncongloe Kabupaten Maros sepanjang 9,4 Kilo Meter

“Untuk Dinas BMBK kami itu ada 6 paket dan ini paket terakhir, paket 6 ini terdiri dari 21 ruas dengan nilai total Rp239 miliar. Khusus untuk mencongloe ini, pengerjaannya 9,4 kilo. Dengan ritme pengerjaan kurang lebih hampir 500 meter yang kita kerja karena daerah ini kan daerah banjir. Yang suka viral, itu kita akan benahi. Kemudian pembenahan talut, yang seperti yang kita lihat ini, talut dengan dimensi di atas 80, di bawah 40. Dan ketinggian itu bervariatif, sesuai dengan kontur jalannya. Dan mudah-mudahan dengan  kami kerja untuk tahun ini bisa juga membantu khususnya masyarakat yang melalui ruas ini, inilah wujud pemerintah provinsi dalam hal ini Pak Gubernur mendengar aspirasi masyarakat. Jadi kami hadir dalam artian BMBK Provinsi, mewakili pemerintah dalam hal ini Pak Gubernur ingin memberikan hal yang maksimal sesuai dengan kebutuhan anggaran yang kami punya.”ucapnya

Ia menjelaskan, untuk paket ini ada 21 ruas jalan dan sudah ada yang selesai dan di Kabupaten Toraja Utara akan dimulai hari Sabtu

“Tadi kan ada 21 ruas, dari 21 ruas ini ada yang sudah selesai. Paket 6 ini berkontraknya bulan 5 kemarin. Yang mulai jalan itu di depan Bandara Buah, yang kemarin groundbreaking juga, itu baru. Kemudian ini sudah extend, kemudian insya Allah di Toraja Utara hari Sabtu.”jelasnya

Ikhsan menambahkan secara umum proyek strategis Gubernur Sulsel ini berjalan baik dan lancar

“Secara umum untuk proyek MYP ini seluruhnya berjalan. Alhamdulillah semua sesuai dengan schedule dan time schedule-nya, masih berjalan normal.” pungkasnya

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulsel karena pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat akhirnya dapat direalisasikan.

“Kami masyarakat Maros, khususnya Moncongloe, sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Ini adalah harapan besar masyarakat yang akhirnya bisa diwujudkan,” ujar Chaidir.

Selama bertahun-tahun, Jalan Poros Moncongloe menjadi salah satu ruas yang paling banyak dikeluhkan pengguna jalan. Kondisinya dipenuhi lubang, sering tergenang air karena minim drainase, memicu kemacetan panjang, bahkan kerap menyebabkan kecelakaan.

Pandi, salah seorang pengendara yang setiap hari melintasi ruas tersebut, mengaku bersyukur proyek perbaikan akhirnya dimulai.

“Kalau pagi selalu macet, apalagi saat hujan datang pasti banjir. Semoga pekerjaannya lancar dan jalan ini segera selesai karena sudah lama kami menunggu,” katanya.

Loading

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *