Makassar,zona redaksi.id— Dalam rangka mempercepat akselerasi reformasi birokrasi dan merespons dinamika kebutuhan masyarakat perkotaan yang semakin kompleks, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar secara resmi mengumumkan peluncuran 56 inovasi unggulan.
Inisiatif strategis ini merupakan hasil cipta karsa dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, yang dirancang khusus untuk memecahkan berbagai persoalan di sektor pelayanan publik secara taktis, adaptif, dan berbasis teknologi.
Peluncuran 56 inovasi ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan (Good Corporate Governance).
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Makassar, H. Haidil Adha, S.Sos., M.M., CHRM.,mengaku di era disrupsi digital saat ini, aparatur sipil negara dituntut untuk tidak hanya bekerja secara rutinitas, tetapi harus mampu menjadi problem solver (pemecah masalah) yang peka terhadap kondisi di lapangan.
” Melalui inisiatif ini, BRIDA Kota Makassar membuktikan komitmennya dalam membangun postur birokrasi yang lincah (agile) dan berorientasi pada hasil (outcome) yang berdampak langsung bagi warga kota.”ujarnya
Optimalisasi Ekosistem SIGAP BRIDA sebagai Pusat Inkubasi Proses panjang melahirkan 56 gagasan inovatif ini tidak terlepas dari peran krusial infrastruktur ekosistem SIGAP BRIDA.
Ekosistem ini dirancang sebagai wadah terintegrasi yang menaungi seluruh siklus hidup sebuah inovasi, mulai dari tahap embrio gagasan hingga implementasi nyata.
“Sebagai langkah awal penjaringan dan manajemen ide, BRIDA memaksimalkan penggunaan platform SIGAP INOVASI. Platform digital ini memungkinkan seluruh instansi dan aparatur untuk mengajukan rancangan inovasinya secara transparan. Melalui sistem ini, proses pemantauan progres, identifikasi kendala, hingga evaluasi kesesuaian program dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar dapat dilakukan secara terukur dan real-time.”katanya
Namun, gagasan cemerlang membutuhkan pendampingan yang intensif agar dapat dieksekusi dengan sempurna. Oleh karena itu, seluruh CPNS inovator ini telah melalui masa penggemblengan dan pendampingan di SIGAP INKUBATORMA (Inkubator Inovasi Makassar).
Di dalam inkubator ini, para inovator mendapatkan bimbingan dan arahan intensif dari jajaran fasilitator inovasi daerah, yaitu Ikrom Trianto, S.TP., M.Kes., Masriani Mahyuddin, S.E., M.Acc., dan Dr. Ria Rezeki Sudarmin, M.Kes., M.Kes. Mereka dibekali dengan metode pemecahan masalah (design thinking), penyusunan prototipe, mitigasi risiko kegagalan program, hingga strategi diseminasi publik.
Akuntabilitas Ilmiah Melalui Integrasi OJS (Open Journal Systems) Berbeda dengan inovasi konvensional, BRIDA Kota Makassar menetapkan standar tinggi dalam hal akuntabilitas dan validitas program. Setiap inovasi yang diluncurkan wajib memiliki landasan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan secara empiris maupun akademis.
Untuk memenuhi standar tersebut, seluruh luaran riset dan dokumentasi proses inovasi ini diintegrasikan secara langsung ke dalam platform publikasi OJS (Open Journal Systems).
Penggunaan OJS ini menegaskan posisi BRIDA Kota Makassar sebagai pelopor instansi daerah yang mengedepankan prinsip transparansi ilmiah.
Melalui portal OJS, masyarakat luas, mahasiswa, akademisi dari berbagai universitas, hingga pemangku kebijakan dari daerah lain dapat mengakses jurnal dan makalah inovasi tersebut.
Hal ini tidak hanya memperkaya literatur inovasi daerah secara nasional, tetapi juga membuka ruang bagi replikasi program unggulan Makassar di tingkat nasional.
Dari total 56 inovasi yang siap diimplementasikan, sebagian besar difokuskan pada penguatan sektor kesehatan dasar (Puskesmas), pencegahan stunting, perlindungan kesehatan ibu dan anak, serta efisiensi tata kelola layanan kesehatan.
Daftar Komprehensif 56 Inovasi CPNS Kota Makassar Tahun 2026 Inovasi-inovasi ini merupakan bukti nyata bahwa ASN Kota Makassar memiliki kapasitas dan komitmen untuk menghadirkan perubahan (agent of change).
Berikut adalah rincian lengkap 56 inovasi CPNS sektor kesehatan yang telah direalisasikan:
No Nama Inovator Nama Inovasi
1 dr. Siti Fadhilah Hazhiyah
SAPA JKN (Sosialisasi Aktif Penggunaan Mobile JKN)
2 dr. Nuratma Sadrya Karim
SENYUM BIRA (Strategi Edukasi Kenyamanan Pasien)
3 dr. Fadri Akhzan
OPTIMIS RME (Operasionalisasi & Monitoring Rekam Medis Elektronik)
4 dr. Fetty Andriani
KARTU SIGAP PROLANIS (Siap Kontrol Rutin, Gaya Hidup Sehat dan Patuh)
5 dr. Ummy Afifah
SIGAP ISPA (Sistem Gerakan Aman Pelayanan Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
6 dr. Nurul Afina Ramadhani Irfan
SAPA TB (Sadari Periksakan Ayo Obati dan Cegah Tuberkulosis)
7 dr. Fadhilah Yusra Delly Mustafa
KARTU PATUH DM (Media Monitoring Kepatuhan Obat Pasien Diabetes)
8 dr. Afsah Maulindah Ilyas
SIVA-RME (Sistem Validasi Akurat Rekam Medis Elektronik)
9 apt. Sabrina Resky Pratiwi
SI-RUBA (Sistem Digital Rujuk Balik Pengelolaan Obat)
10 dr. St. Mahdiah Andini Sukri B.
BYE HT MOM (Modifikasi Gaya Hidup Ibu Hamil Hipertensi)
11 dr. A. Anna Mutia
WUS PEDULI IVA (Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks)
12 dr. Aswin Anugerah Oktavianto
SITENSI (Sistem Monitoring dan Edukasi Hipertensi Terintegrasi)
13 dr. Andi Rara Pramei
FOR IDE (Pemantauan Tablet Tambah Darah Remaja Putri)
14 dr. Amirah Sakinah Ali
PASTI SEHATI (Pengingat dan Monitoring Pengobatan Hipertensi)
15 dr. Nurfi Resni Fitra Ramda
SIGULA PANA (Sistem Monitoring dan Evaluasi Gula Darah Pasien di Puskesmas Panambungan)
16 dr. Aulia Sakinah
TB SMART CARE (Tuberculosis Smart Monitoring And Reminder for Treatment)
17 dr. Syahyuni Saleh
LAYAR EMAS (Layanan Antar Jemput Untuk Akses dan Retensi Kehadiran Peserta Prolanis)
18 dr. Triandini Supriadi
SI-PANTAU DM-HT (Sistem Pemantauan Kepatuhan Pasien DM & Hipertensi)
19 dr. Faradiba Maulidina
PATRIOT TB (Patuh Rutin Obat Tuberkulosis)
20 dr. Siti Fildzah Nadhilah
KOMPAS HIPERTENSI (Kontrol dan Monitoring Kepatuhan Pengobatan Pasien Hipertensi)
21 Peluk Si Kita
PEDULI PERTIWI (Pengingat Terpadu Pelayanan Rujuk Balik)
22 dr. Andi Nurdindayanti B
SI PAHAM STUNTING (Optimalisasi Pemahaman Bahaya Stunting Ibu Hamil)
23 dr. Rasdiana FB Matong
GAS TB (Gerakan Aktif Skrining TB di Puskesmas Daya)
24 dr. Asni Haerunnisa
RUANG PEKA (Pendampingan Edukasi dan Konseling Anxietas)
25 dr. Mutmainnah Dwi Saputri
MERONA BUMIL (Mencegah Resiko Anemia Pada Ibu Hamil)
26 dr. Ria Andriani Amrullah
BUMILNEMIA (Media Edukasi Pencegahan Anemia Ibu Hamil)
27 Annysia Rezki Awwaliah, S.K.M.
NADI SEHAT (Edukasi dan Informasi Kesehatan Digital)
28. Rindah Fitriani Hamid, S.K.M.
TANGKASI (Tayangan Edukasi Siaga Ispa)
29. Huzaifah Al Ghifary, S.KM
SI-PROKES PTM (Sistem Promosi dan Edukasi Penyakit Tidak Menular)
30. Muthmainnah, S.Gz.
LENTERA STUNTING (Layanan Edukasi dan Informasi Terpadu Responsif Anti Stunting)
31. Husnah, M.Kes.
GERCEP ISPA (Gerakan Cegah ISPA Berbasis PHBS)
32. Nur Azizah Azis, S.K.M.
SIMPEL (Sistem Pengelolaan Data dan Pelaporan Posyandu)
33. Nurkhair Istiqamah, SKM
RESOPA MBG (Revitalisasi Inspeksi Sanitasi SPPG Berbasis Digital)
34. Fahira Fazat Azizah, S.K.M.
PASIKOLATA (Penyuluhan Anak Sekolah Lanjut Target)
35. Naufal Musyaffa, S.Kom
BOOKRUANG (E-Booking Jadwal Ruang Rapat)
36. Humayra, S.KM
TEROPONG SEHAT (Teknologi Monitoring dan Evaluasi Promosi Kesehatan Berbasis Digital)
37. Nur Sakinah DS, S.Si.
SIKALA (Sistem Informasi Kenaikan Gaji Berkala)
38. Rina Handayani, S.Kom
DIGIBAR (Digitalisasi Aset Menggunakan Barcode)
39.Nur Islamiyah Arman, S.Kom
KLIK SOSMED (Konten Literasi Interaktif Kesehatan Media Sosial)
40. Noor Mansurya Utami, S.Gz.
ANAKTA’ MAKESSING (Animasi Edukasi PMBA Untuk Anak Sehat dan Bebas Stunting)
41. Michael Satria, S.Gz.
SIMOZA (Sistem Informasi Monitoring Gizi Anak)
42. Maqfirah, S.K.M.
KLINIK KELING (Klinik Konseling Kesehatan Lingkungan)
43. Devi Amalia, S.K.M.
DUTA LAPOR DIARE (Panduan Pencatatan dan Pelaporan Data Diare)
44. Sandrawati, S.K.M.
SI-PINTAR CKG (Pengingat Kesehatan Digital Usia Produktif)
45. Andi Rifdah Amir, S.KM.
HALO IMUN (Himbauan Lorong dan Informasi Imunisasi)
46.Dewi Alya Anugrah Rizal, S.K.M.
SI DARA (Sistem Pelaporan Data Puskesmas)
47. Febriyanti Zefanya Maengkom, S.KM
SMART 3M PLUS (Sosialisasi Masyarakat Aktif Rutin Terapkan 3M Plus)
48. Ana Sofiah Fitrianih, S.K.M.
KADO SEHAT (Konten Edukasi dan Hiburan Sehat)
49. Ika Puspitasari, A.Md.Keb.
SIGERCEP PWS-KB (Sistem Reminder Laporan PWS-KB)
50. Widyo Woro Palupi, A.Md.Keb.
SIGIZI SMART GUIDE (Panduan Penginputan Indikator KIA)
51. Nurmawati, A.Md.Kes.
GIGIKU SEHAT (Media Edukasi Kesehatan Gigi Anak)
52. A. Indah Salsabila Alam, A.Md.Kes.
PETASAN (Pemetaan dan Monitoring Sanitasi)
53. Arie Tahrij Harun, A.Md.Farm
HERBAL-MU (Edukasi Alternatif Obat Herbal)
54. Rahmi Awaliah, S.K.M.
SEPATU DIA (Sistem Pantau Diare Balita)
55. Uvi Damayanti, S.Si.
PERISAI RADIASI (Proteksi dan Edukasi Risiko Paparan Radiasi)
56. Nining Pratiwi, S.Si., M.Si.
SI-XRAY QR (Sistem Pemantauan Harian Pesawat Sinar-X Berbasis QR Code)
![]()
















