Makassar, zona redaksi.id- Mahasiswa program sarjana terapan politeknik STIA LAN Makassar melakukan kunjungan akademik ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar sebagai bagian dari penguatan pembelajaran vokasional dan praktik lapangan.
Kunjungan ini diterima langsung Kepala Bappeda Kota Makassar, Dahyal di kantor Bappeda kota Makassar jumat (22/5/26)
Mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar berkesempatan belajar langsung tentang proses perencanaan pembangunan di Bappeda Kota Makassar.
Melalui kuliah kunjungan ini, mahasiswa diajak memahami bagaimana data, kebijakan, dan kebutuhan masyarakat disusun menjadi arah pembangunan yang terukur dan berkelanjutan
Kepala Bappeda Makassar, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi bagi masa depan Kota Makassar.
“Karena pembangunan kota tidak lahir dari mimpi semata, tetapi dari ide, aksi, dan generasi yang mau terlibat,” ujarnya
Menurutnya, dibalik pembangunan Kota, ada proses yang panjang setiap pembangunan yang dirasakan masyarakat dimulai dari proses perencanaan yang matang.
“Melalui kuliah kunjungan ini, mahasiswa diajak melihat langsung bagaimana bappeda Kota Makassar bekerja dalam mengolah data pembangunan, menyusun program prioritas daerah, menyatukan kebutuhan masyarakat dan pemerintah, merancang arah pembangunan kota ke depan karena kota yang maju tidak lahir secara kebetulan, tetapi melalui perencanaan yang terukur dan berkelanjutan.”ucapnya
Bappeda Kota Makassar terus membuka ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami bagaimana sebuah kota dibangun melalui perencanaan yang terarah, inovatif, dan berkelanjutan.
“Makassar tidak dibangun oleh mimpi saja. tapi oleh ide, aksi, dan generasi yang mau terlibat. Karena masa depan kota bukan untuk ditunggu.Tapi untuk dipersiapkan, dipikirkan, dan dibangun bersama.”tegasnya
Kuliah kunjungan ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat langsung dinamika pembangunan daerah. Mahasiswa diajak untuk memahami bahwa pembangunan kota membutuhkan pemikiran kritis, kolaborasi, serta kemampuan menghadirkan solusi yang relevan bagi masyarakat.
Melalui pengalaman ini, diharapkan lahir sumber daya manusia yang lebih adaptif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Kota Makassar. Karena pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan generasi yang siap terlibat dan berkontribusi secara nyata.
![]()
















