banner 1080x600
Berita  

KDKMP Resmi Dilaunching Presiden Prabowo, Kadiskop Sulsel: 206 Sudah Rampung 100 Persen 

banner 120x600

Makassar,zona redaksi.id— Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat, 206 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah rampung 100 persen dari segi pembangunannya, sementara sebanyak 876 yang sementara tahap pembangunan dari total 3.059 unit. Kuliner Makassar populer

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa program strategis ini terus berjalan tanpa jeda. Nantinya, KDKMP tidak sekadar menjadi kantor koperasi biasa, melainkan bertransformasi menjadi gerai utama penyaluran program-program strategis pemerintah.

“Koperasi desa dan kelurahan ini InsyaAllah akan menjadi motor penggerak perekonomian di seluruh Indonesia, termasuk Sulsel,” ujar Andi Sudirman usai menghadiri peluncuran (launching) 1.061 KDKMP secara nasional oleh Presiden RI secara virtual. Acara tersebut berpusat di Koperasi Kelurahan Merah Putih Mangasa, Makassar, Sabtu (16/5/2026).

Dia menyampaikan, gerai-gerai koperasi ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari gas LPG, pupuk subsidi, hingga sembako dengan harga yang lebih bersahabat.

Meski berjalan positif, Andi Sudirman tidak menampik adanya riak kendala di lapangan, salah satunya terkait penyediaan lahan. Namun, ia optimis pemerintah daerah bisa bergerak cepat menemukan solusi konkrit.

“Saat ini, progres pembangunan yang sedang berjalan (on-going) sudah mencapai 75 persen. Artinya, lahan untuk area tersebut sudah valid dan klir. Kita tinggal mengejar sisa 25 persen lagi, dan InsyaAllah dalam waktu dekat solusinya akan rampung,” jelasnya.

Andi Sudirman juga bilang, sistem operasional KDKMP ke depan juga dirancang matang agar tepat sasaran. Pemerintah akan memberlakukan klasifikasi konsumen guna memastikan subsidi menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Warga dengan tingkat kesejahteraan desil 5 ke bawah akan menjadi prioritas utama. Mereka bakal dibekali kartu khusus sebagai akses mendapatkan stimulan dan komoditas bersubsidi seperti LPG di koperasi tersebut.

“Langkah ini diambil demi menghadirkan rasa keadilan. Kita tidak sedang mematikan atau menghalangi pasar umum yang sudah berjalan, tetapi negara harus hadir dan berpihak pada rakyat kecil. Di sinilah peran APBN dan APBD untuk mendukung mereka,” pungkas Andi Sudirman.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetia, menyatakan bahwa kendala di setiap daerah berbeda, misalnya yang ada di dataran tinggi pegunungan dan juga di pulau-pulau. Kendala itulah, akan dilaporkan ke Tim Satgas Percepatan KDKMP.

“Berbeda-beda tentunya masalahnya. Ada di pegunungan yang mana lahan tanah saja untuk aset pembangunan itu sangat minim, ataukah di pulau. Tentunya inilah yang menjadi laporan kami ke Tim Satgas pusat dan dikomunikasikan kendala-kendala, hambatan-hambatan, sehingga nantinya akan seluruh dari 3.059 koperasi desa maupun kelurahan akan dicapai 100 persen,” kata Andi Eka.

Ia menyampaikan bahwa akan ada target pembangunan dan operasionalisasi KDKMP, termasuk di Sulsel.

banner 1600x399

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *