Yogyakarta,zona redaksi.id– Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mematangkan sistem “Sapa UMKM”, sebuah platform satu data terintegrasi berbasis digital yang dirancang sebagai super apps untuk memberdayakan 57 juta pelaku usaha di Indonesia.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang UMKM dan Kewirausahaan di Yogyakarta, Kamis (5/2/2026) malam, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Sapa UMKM merupakan pilar utama dari 8 Program Prioritas Kementerian UMKM Tahun 2026-2027.
“Sistem Sapa UMKM ini masih kami matangkan dulu. Kami akan melakukan review dan verifikasi apakah UMKM tersebut valid atau tidak. Ini adalah fondasi agar tujuh program strategis lainnya dapat tepat sasaran,” ujar Maman.
Delapan Agenda Transformasi UMKM
Selain peluncuran Sapa UMKM, Menteri Maman memaparkan agenda besar kementerian yang mencakup, Sapa UMKM, Kartu Usaha, Pembentukan Holding UMKM, Keterlibatan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk, Kemitraan dan Hilirisasi, Perluasan Akses Pembiayaan melalui optimalisasi KUR, Entrepreneur Hub, dan Transformasi Usaha melalui formalisasi badan usaha dan sertifikasi.
Dorongan Kredit Perbankan
Terkait poin perluasan akses pembiayaan, Menteri Maman mendorong perbankan agar lebih agresif. “Dengan data yang tervalidasi di Sapa UMKM, perbankan seharusnya tidak perlu ragu lagi. Kami mendorong alokasi kredit UMKM meningkat signifikan sesuai arahan Bapak Presiden,” tegasnya.

Dukungan dari Sulawesi Selatan
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya, menyambut positif delapan program tersebut. Menurutnya, integrasi data ini akan mempercepat program UMKM Naik Kelas di daerah.
“Kami di Sulawesi Selatan siap melakukan sinkronisasi data. Jika rekam jejak pelatihan transparan dan riwayat usaha jelas di Sapa UMKM, kepercayaan perbankan daerah akan meningkat. Ini solusi nyata bagi pelaku usaha kita,” kata Andi Eka.
Sebagai langkah konkret, Andi Eka juga akan membawa agenda ini ke dalam rapat Forum OPD Sulsel pada minggu kedua Februari. Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan penyaluran bantuan peralatan untuk mendukung percepatan digitalisasi dan transformasi usaha bagi UMKM di Sulawesi Selatan.
















