Makassar, zona redaksi.id- Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel pada etape pertama telah berhasil membentuk kelembagaan koperasi desa dan kelurahan, keberhasilan ini bahkan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel, Andi Eka Prasetia, mengatakan, Koperasi yang terbentuk di Provinsi Sulsel sebanyak 3059 dan selanjutnya fokus terhadap operasionalisasi
“Pada etape 1 Pembentukan kelembagaan Koperasi desa / kelurahan merah putih telah terbentuk sebanyak 3059 dengan rincian 2266 koperasi desa dan 793 koperasi kelurahan, dan etape 2 saat ini kita fokus terhadap operasionalisasi koperasi merah putih, untuk mendorong percepatan usaha koperasi,”ujar Andi Eka (19/11/25).
Koperasi Merah Putih di Provinsi Sulsel saat ini didampingi Business assitant sebanyak 306 dan diawasi oleh Project management officer sebanyak 50 orang
“Kemudian dalam peningkatan SDM pengurus sementara dilaksanakan pelatihan bagi 6115 pengurus koperasi merah putih secara offline di 24 kab/kota yang sumber anggarannya berasa dari dana dekonsentrasi kementrian Koperasi RI, tidak hanya itu peran satgas nasional/provinsi dan kab/kota dalam mendorong usaha koperasi juga mendorong kerjasama Business to Business dengan BUMN seperti Perum Bulog untuk pengadaan beras premium, beras SPHP, Minyak Goreng, gula pasir kemudian PT Pertamina Patra Niaga untuk pengadaan tabung elpiji subsidi dan non subsidi, PT Pupuk Indonesia untuk pengadaan pupuk subsidi dan pupuk non subsidi, PT Pos Indonesia untuk jasa logistik dan Kimia Farma untuk pengadaan obat,”ucapnya
Eka menyebutkan dalam kurun waktu sampai dengan november tercatat sudah ada ratusan koperasi yang sudah beroperasi dan didominasi oleh gerai sembako.
“Seperti Usaha yang berjalan Di KKMP Tamalanrea di Kota Makassar , KKMP Mangkuna di Luwu timur, KDMP Desa aeng batu batu Di Takalar, dan kab/kota lainnya Di Sulsel yang sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan menjaga stabilisasi harga di pasar.”katanya
Kadis Koperasi dan UKM Sulsel berharap ke depannya koperasi merah putih diharapkan dapat menjadi pintu masuk dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat
“Kedepannya koperasi merah putih diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi SPPG dalam pemenuhan penyediaan bahan baku serta Pemerintah terus menyusun langkah strategis untuk terus mendorong peningkatan operasionalisasi koperasi desa/kelurahan merah putih di Sulawesi selatan,termasuk juga sementara dalam penyiapan infrastruktur koperasi seperti gudang, gerai dan lainnya, “pungkasnya

















